INFOTREN.ID - Universitas Multimedia Nusantara (UMN) secara resmi telah memperkuat posisinya dalam peta pendidikan tinggi global. Langkah ini diwujudkan melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan total 18 universitas terkemuka dari berbagai belahan dunia.
Inisiatif strategis ini bertujuan untuk membuka peluang kolaborasi akademik, penelitian, dan pertukaran mahasiswa yang lebih luas bagi civitas akademika UMN. Kerjasama ini merupakan bagian integral dari visi UMN untuk menjadi institusi pendidikan yang berdaya saing internasional.
Kegiatan penandatanganan kesepahaman ini dilaksanakan pada hari Rabu, 24 Mei 2023, di Kampus UMN, Gading Serpong, Tangerang. Momen bersejarah ini menandai babak baru dalam upaya UMN memperluas jangkauan pengaruh dan kualitas pendidikannya.
Komnas Perempuan Desak Hukuman Maksimal Bagi Taufik Hidayat dalam Kasus Kekerasan Seksual
Perluasan jaringan global ini mencakup universitas-universitas dari negara-negara seperti Amerika Serikat, Inggris Raya, Australia, Korea Selatan, hingga negara-negara Eropa lainnya. Hal ini menunjukkan komitmen UMN terhadap internasionalisasi pendidikan tinggi.
Rektor UMN, Dr. Ninov Varidi M.Sc., menyatakan bahwa kemitraan ini sangat krusial untuk meningkatkan kualitas lulusan di masa mendatang. Beliau menekankan pentingnya pengalaman internasional dalam membentuk profesional yang siap menghadapi tantangan global.
"Kami optimistis bahwa dengan adanya kerjasama ini, mahasiswa UMN akan mendapatkan kesempatan untuk mengikuti program pertukaran pelajar, program gelar ganda, dan proyek riset bersama yang sangat bermanfaat," ujar Dr. Ninov Varidi M.Sc.
Selain itu, kerjasama ini juga diharapkan dapat memfasilitasi pertukaran dosen dan staf pengajar, yang pada gilirannya akan membawa perspektif dan metodologi pengajaran terbaru ke dalam lingkungan akademik UMN. Ini akan memperkaya proses belajar mengajar di kampus.
Wakil Rektor Bidang Akademik dan Riset UMN, Dr. Ir. Udin Winarko, menekankan bahwa kolaborasi ini bukan hanya sekadar formalitas, melainkan implementasi nyata dari tridharma perguruan tinggi. Kolaborasi ini akan berfokus pada output yang terukur dan berdampak positif bagi kedua belah pihak.
"Fokus kami adalah memastikan bahwa setiap MoU yang ditandatangani benar-benar menghasilkan program konkret yang dapat diakses dan memberikan nilai tambah signifikan bagi mahasiswa kami," kata Dr. Ir. Udin Winarko.