INFOTREN.ID - Universitas Airlangga (Unair) saat ini sedang menangani kasus dugaan pelanggaran etika berat yang melibatkan sepasang mahasiswa di lingkungan kampus mereka. Penanganan ini dilakukan setelah munculnya sebuah video yang merekam dugaan perbuatan asusila di salah satu ruang kelas.
Pihak universitas telah menegaskan bahwa proses etik internal sedang berjalan secara menyeluruh untuk memastikan semua fakta terungkap. Langkah tegas ini diambil sebagai respons cepat terhadap video yang telah beredar luas di ranah publik beberapa waktu terakhir.
Keputusan mengenai sanksi akhir yang akan dijatuhkan kepada mahasiswa yang terbukti bersalah dijanjikan akan segera dikeluarkan oleh pihak universitas. Proses pengambilan keputusan ini sangat bergantung pada penyelesaian investigasi mendalam oleh Komisi Etik terkait.
Komisi Etik Unair sedang memfokuskan seluruh sumber daya untuk menuntaskan rangkaian pemeriksaan secara komprehensif terhadap kasus yang terjadi. Hal ini dilakukan demi menjamin objektivitas dan keadilan dalam penetapan sanksi.
Perkembangan penanganan kasus ini dikonfirmasi langsung oleh pihak Pusat Humas dan Protokol (PHMP) Unair. Mereka memegang peran sentral dalam memberikan informasi resmi kepada publik mengenai dinamika penanganan kasus ini.
Ketua PHMP Unair, Pulung Siswantara, telah memberikan keterangan resmi mengenai status terkini dari penanganan kasus dugaan pelanggaran etik ini. Pihaknya mengonfirmasi bahwa video yang beredar memang berkaitan dengan insiden yang sedang diselidiki.
"Kami mengonfirmasi keabsahan adanya video yang beredar terkait dengan insiden yang terjadi di lingkungan kampus," ujar Pulung Siswantara.
Selain proses pemeriksaan internal, pihak universitas juga telah mengambil langkah untuk melibatkan keluarga mahasiswa yang bersangkutan. Orang tua dari kedua mahasiswa yang diduga terlibat telah dipanggil untuk dimintai keterangan terkait insiden ini.
Dilansir dari HOTNEWS.ID, proses etik ini menunjukkan komitmen Unair untuk menjunjung tinggi nilai-nilai moral dan etika kampus. Penegasan ini penting untuk menjaga integritas lingkungan akademik.