INFOTREN.ID - Tragedi memilukan terjadi di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, di mana sebuah mobil rombongan yang hendak mengantar calon jemaah haji mengalami kecelakaan fatal. Insiden ini melibatkan mobil Toyota Avanza yang tertabrak oleh Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek di perlintasan swadaya.
Kecelakaan yang terjadi pada Jumat (1/5) dini hari WIB tersebut awalnya mengakibatkan empat dari sembilan penumpang mobil meninggal dunia di lokasi kejadian. Namun, kabar duka kembali datang pada Sabtu (2/5) setelah satu korban tambahan dinyatakan meninggal dunia.
Korban terbaru yang meninggal dunia adalah seorang perempuan bernama Indah Setiyawati (27), yang merupakan ibu dari balita berinisial SB (2) yang juga menjadi korban jiwa dalam peristiwa nahas tersebut. Korban ini sempat dirujuk ke rumah sakit di Semarang sebelum menghembuskan napas terakhirnya.
Kasat Lantas Polres Grobogan, AKP Kumala Enggar Anjarani, mengonfirmasi penambahan jumlah korban jiwa tersebut. "Benar, salah satu korban yang dirujuk ke RSI Sultan Agung Semarang telah meninggal dunia, kemarin malam, hari Jumat 1 Mei 2026 pukul 22.40 WIB," katanya.
Informasi mengenai meninggalnya korban susulan tersebut juga telah disampaikan oleh pihak keluarga dan terkonfirmasi oleh pihak rumah sakit. "Informasi tersebut disampaikan oleh pihak keluarga dan terkonfirmasi oleh pihak RSI," kutip AKP Kumala Enggar Anjarani dari DetikJateng.
Plt Kasi Humas Polres Grobogan, Ipda Arif Suryanto, menjelaskan bahwa korban terbaru yang meninggal dunia adalah menantu dari pasangan calon haji yang hendak diantar. Korban ini adalah istri dari Ahmad Deni, anak dari Bapak Sadi yang dijadwalkan berangkat haji.
"Ada satu (korban lain yang dilaporkan meninggal dunia), ibu dari korban balita SB, bernama Indah Setiyawati (27)," ujar Ipda Arif Suryanto. Sebelum meninggal di Semarang, korban sempat mendapatkan perawatan intensif setelah sebelumnya dirawat di RSUD Purwodadi.
Kecelakaan maut ini terjadi pada hari Jumat dini hari, pukul 02.52 WIB, saat mobil bernomor polisi H-1060-ZP yang membawa rombongan pengantar haji melintasi perlintasan di Jalan Umum Tuko-Sidorejo, Desa Tuko, Kecamatan Pulokulon. Mobil tersebut bertujuan mengantar pasangan Sadi dan Wartini menuju Pendopo Kabupaten Grobogan.
Akibat benturan keras dari KA Argo Bromo Anggrek yang menghantam bodi depan kiri mobil, kendaraan itu terpental sekitar 20 meter dan akhirnya jatuh terperosok ke area persawahan. "Kereta Api Argo Bromo Anggrek menabrak bodi depan kiri dari Toyota Avanza hingga mobil terpental sejauh kurang lebih 20 meter dan menabrak tiang Indihome. Kemudian mobil terjatuh ke selatan masuk ke sawah," kata Eko, narasumber yang tidak disebutkan jabatannya dalam artikel asli.