INFOTREN.ID - Sebuah insiden kebakaran menimpa sebuah angkutan kota (angkot) di Kota Bogor pada Kamis, 21 Mei 2026, yang menyita perhatian publik. Kendaraan umum dengan nomor trayek 16, yang melayani rute Pasar Anyar hingga Salabenda, hangus terbakar di Jalan Jenderal Sudirman.
Peristiwa ini menjadi sorotan karena menambah catatan panjang mengenai armada angkutan umum yang sudah berusia tua di wilayah Bogor. Menurut pendataan otoritas terkait, angkot yang terbakar tersebut diketahui telah beroperasi selama lebih dari dua dekade.
Pihak Dinas Perhubungan Kota Bogor mengonfirmasi usia armada tersebut. Kepala Bidang Angkutan, Dody Wahyudin, menyatakan bahwa angkot yang terbakar tersebut merupakan bagian dari trayek yang telah beroperasi sejak lama.
"Iya angkot tua, trayek Salabenda-Pasar Anyar, trayek tahun 2002," ungkap Dody saat dihubungi Kompas.com, pada Kamis.
Pengemudi angkot, yang bernama Agus, sempat merasakan adanya gejala kerusakan sebelum api membesar. Saat itu, ia sedang mengemudikan kendaraannya menuju arah Pasar Anyar dan segera menyadari ada yang tidak beres.
Agus menceritakan momen menegangkan ketika api mulai muncul di bagian belakang kendaraannya. "Tiba-tiba muncul api di belakang. Dan saya dengar suara ledakan. Saya kira ban pecah, tahunya bukan," ujar Agus di Jalan Jenderal Sudirman, pada Kamis (21/5/2026).
Beruntung, Agus berhasil menurunkan dua penumpang yang berada di dalam kabin sebelum api membesar melalap seluruh bagian mobil. Hal ini memastikan bahwa insiden kebakaran tersebut tidak menimbulkan korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Bogor, Theofilio Patrocinio Freitas, memberikan keterangan mengenai dugaan penyebab awal kebakaran. Menurut penyelidikan awal petugas, api berasal dari masalah kelistrikan kendaraan.
"Api bermula dari aki merembet ke jok mobil sehingga menyebabkan kebakaran," kata Theo dalam keterangan tertulisnya, pada Kamis.