INFOTREN.ID - Sebuah insiden kecelakaan lalu lintas fatal mengguncang wilayah Sumatera Selatan pada Rabu (6/5) siang, tepatnya di Jalan Lintas Sumatera yang melintasi Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara). Peristiwa ini melibatkan dua kendaraan besar, yaitu Bus ALS dan sebuah truk tangki bahan bakar.

Total korban jiwa yang terkonfirmasi di lokasi kejadian mencapai angka 16 orang, sebagaimana disampaikan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Muratara. Tim evakuasi segera dikerahkan ke lokasi untuk menangani dampak dari tabrakan hebat tersebut.

Korban meninggal dunia tersebut terdiri dari gabungan penumpang Bus ALS dan awak dari truk tangki. Secara rinci, 14 korban tewas berasal dari bus, sementara dua lainnya adalah sopir dan kenek truk tangki.

Kepala Bidang Kesiapsiagaan BPBD Muratara, Mugono, mengonfirmasi jumlah korban yang meninggal dunia di tempat kejadian perkara. "Tim kami sedang di lapangan bersama Satlantas untuk proses evakuasi. Laporan sementara ada 16 korban jiwa yang sudah teridentifikasi meninggal dunia," ujar Mugono.

Menurut data awal yang berhasil dihimpun oleh BPBD Muratara di lokasi, kecelakaan maut ini terjadi sekitar pukul 12.39 WIB. Proses evakuasi difokuskan pada pembebasan korban yang terjepit struktur kendaraan yang ringsek parah.

Kronologi awal menunjukkan bahwa Bus ALS sedang bergerak dari arah Lubuklinggau menuju tujuan akhir di Medan atau Pekanbaru. Saat melintas di Kecamatan Karang Jaya, bagian dari bus tersebut dilaporkan mulai mengeluarkan percikan api.

Untuk menghindari bahaya yang lebih besar akibat api, pengemudi Bus ALS mengambil keputusan untuk mengarahkan kendaraannya ke sisi kanan jalan. Namun, pada saat yang bersamaan, sebuah truk tangki melaju dari arah berlawanan dengan kecepatan tinggi.

Akibat manuver tersebut dan kecepatan tinggi dari arah berlawanan, tabrakan frontal yang sangat keras tidak dapat dihindari, menyebabkan kedua kendaraan mengalami kerusakan parah akibat benturan.

Dikutip dari BPBD Muratara, selain 16 orang meninggal dunia, terdapat empat orang penumpang lain yang selamat dari insiden tersebut. "Total 16 tewas, yang selamat ada empat orang, yang tiga luka bakar serius dan satu orang luka ringan," kata Mugono.