INFOTREN.ID - Sebuah tim khusus dari Kementerian Haji dan Umroh Republik Indonesia, yang dikenal sebagai Tim Musyrif Diny, telah melakukan kunjungan mendadak ke hotel tempat menginap jemaah haji asal Brebes, Jawa Tengah, di Makkah, Arab Saudi. Kunjungan ini dilaksanakan pada hari Senin, 18 Mei 2026, dengan tujuan utama mengawal seluruh rangkaian ibadah para jemaah agar dilaksanakan sesuai dengan tuntunan syariat Islam.

Tim Musyrif Diny ini merupakan gabungan dari 32 anggota yang berasal dari berbagai organisasi massa Islam terkemuka serta para pengasuh pondok pesantren. Mereka telah membagi tugas secara terstruktur untuk memastikan setiap jemaah haji Indonesia mendapatkan pendampingan yang memadai selama berada di Tanah Suci.

Petugas Haji Daerah (TPHD) Brebes, Azmi Asmuni Majid, menegaskan bahwa kehadiran tim ahli ini sangat vital dalam memastikan kelancaran pelaksanaan ibadah haji. Menurutnya, peran mereka mencakup pengawalan seluruh rangkaian ibadah para jemaah selama mereka berada di wilayah suci.

"Mereka akan mendampingi jemaah agar pelaksanaan ibadah haji berjalan sesuai syariat Islam sekaligus mendukung visi Tri Sukses Haji 2026," ujar Tim Petugas Haji Daerah/ TPHD Brebes, Azmi Asmuni Majid.

Pertemuan antara tim dan jemaah di hotel berlangsung dalam suasana yang akrab dan interaktif, menunjukkan kedekatan antara pembimbing dan yang dibimbing. Azmi Asmuni Majid, yang turut hadir bersama petugas kloter SOC 8, menjelaskan bahwa penyampaian materi keagamaan dilakukan dengan cara yang santai.

"Penyampaiannya tidak formal diselingi dengan humor sehingga menciptakan suasana yang santai," terang Azmi Asmuni.

Salah satu anggota tim ahli keagamaan yang hadir adalah KH. Sholahuddin, atau yang akrab disapa Gus Sholah, yang ternyata berasal dari daerah yang sama dengan jemaah yang dikunjungi. Pengasuh Pesantren Al Hikmah 2 Sirampog Brebes ini menyampaikan pesan penting mengenai rasa syukur.

"Ini kesempatan yang tidak semua orang bisa meskipun banyak uang karena ini merupakan panggilanaan Allah. Bapak ibu patut bersykur dengan selalu mengucapkan Laillahhailallah," ucap Gus Solah.

Dilansir dari Media Indonesia, Musyrif Diny merupakan tim ulama lintas organisasi yang sebelumnya dikenal dengan nama Mustasyar Diny. Pembentukan tim ini bertujuan untuk memberikan panduan keagamaan yang komprehensif bagi seluruh jemaah Indonesia.