INFOTREN.ID - Perkembangan teknologi telekomunikasi global mencatatkan sebuah pencapaian monumental pada kuartal pertama tahun 2026, sebagaimana diungkapkan oleh data terbaru dari Ericsson. Secara resmi, jumlah langganan layanan jaringan 5G di seluruh dunia telah melampaui ambang batas signifikan, yaitu mencapai tiga miliar pelanggan.

Data ini bersumber dari hasil pembaruan Ericsson Mobility Report (EMR) edisi Juni 2026, yang juga menyoroti tren perkembangan penting lainnya dalam ekosistem seluler. Selain pertumbuhan basis pelanggan yang masif, laporan tersebut mengidentifikasi peningkatan pesat dalam implementasi layanan berbasis 5G Standalone (5G SA) melalui fitur network slicing.

Salah satu temuan paling mencolok dalam EMR Juni 2026 adalah pergeseran pola penggunaan data oleh konsumen dan industri. Disebutkan bahwa trafik data yang dikirimkan dari pengguna ke jaringan (uplink) kini mulai menunjukkan pertumbuhan yang jauh lebih cepat, bahkan telah melampaui trafik downlink pada banyak jaringan operator seluler.

Secara kuantitatif, penambahan pelanggan 5G baru pada kuartal pertama tahun 2026 mencapai angka 162 juta pengguna di seluruh dunia. Angka ini mendorong total akumulasi langganan 5G global menjadi tepat 3,1 miliar pada periode tersebut.

Proyeksi ke depan menunjukkan bahwa tren peningkatan ini dipastikan akan terus berlanjut dengan laju yang sangat tinggi di masa mendatang. Diprediksi bahwa total langganan 5G global akan terus melonjak drastis, diperkirakan mampu menyentuh angka 6,4 miliar pada akhir tahun 2031.

Saat ini, infrastruktur 5G telah diadopsi secara luas oleh industri telekomunikasi global. Sebanyak 390 operator telekomunikasi di berbagai negara telah secara resmi meluncurkan layanan komersial jaringan generasi kelima tersebut.

Lebih lanjut, komitmen terhadap teknologi mutakhir terlihat dari implementasi 5G Standalone (5G SA), di mana lebih dari 90 operator telah berhasil mengintegrasikan jaringan 5G SA di wilayah operasional mereka. Implementasi ini mendukung fitur canggih seperti network slicing.

"Sebanyak 162 juta langganan 5G baru berhasil ditambahkan secara global pada kuartal pertama 2026, mendorong total langganan menjadi 3,1 miliar," demikian disampaikan dalam rilis resmi Ericsson perihal capaian tersebut.

Mengenai dominasi jaringan di masa depan, diprediksi bahwa pada tahun 2031, jaringan 5G akan menjadi tulang punggung utama trafik data seluler. Jaringan ini diprediksi akan menangani sekitar 85 persen dari seluruh trafik data seluler global, naik signifikan dari posisi 48 persen pada akhir tahun 2025.