INFOTREN.ID - Sebuah insiden kebakaran besar terjadi di kawasan Jalan Dumpit Raya, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang, Provinsi Banten, pada Minggu sore, 3 Mei. Peristiwa ini melibatkan tiga unit lapak yang menampung berbagai jenis bahan baku limbah.
Api dilaporkan membesar dengan cepat dan melahap bangunan serta material yang mudah terbakar di lokasi kejadian. Asap hitam pekat terlihat membubung tinggi ke udara, menjadi penanda lokasi kebakaran yang cukup signifikan.
Kobaran api menunjukkan intensitas tinggi karena cepat merambat ke bangunan lain di sekitarnya. Hal ini dipicu oleh keberadaan material yang sangat mudah terbakar, seperti tumpukan kardus dan limbah minyak goreng yang tersimpan di lapak tersebut.
Kondisi cuaca turut memperburuk situasi kebakaran, di mana kencangnya tiupan angin membuat api semakin sulit dikendalikan oleh petugas di lapangan. Akibatnya, tiga lapak hangus terbakar, meliputi lapak kardus, limbah minyak jelantah, dan limbah batu marmer.
Dalam upaya penanganan, Dinas Pemadam Kebakaran mengerahkan total 11 unit mobil pemadam kebakaran. Sebanyak sembilan unit berasal dari Kota Tangerang, sementara dua unit tambahan didatangkan dari Kabupaten Tangerang untuk mendukung operasi pemadaman.
Sebanyak 55 personel petugas pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi untuk mencoba mengendalikan api yang sempat membesar. Untuk memutus jalur perambatan api dan mempermudah akses pemadaman, petugas terpaksa membongkar pagar beton yang mengelilingi area lapak.
Kepala UPT Damkar Kota Tangerang, Kamal, mengonfirmasi jumlah sumber daya yang dikerahkan untuk menangani kebakaran di tempat limbah tersebut. "Telah terjadi kebakaran tempat limbah, ini limbah macam-macam ya ada kardus ada drum macem-macem lah," ujar Kamal.
Lebih lanjut, Kamal menjelaskan distribusi unit pemadam yang dikerahkan untuk memadamkan si jago merah. "Sementara itu ada sembilan unit dari UPT Priuk dan Cibodas dibantu dari Kabupaten dua unit mobil damkar dikerahkan untuk memadamkan api," tambahnya.
Kapolsek Jatiuwung, Kompol Rabiin, mengidentifikasi tiga lapak yang menjadi lokasi kebakaran, yaitu lapak kardus, limbah minyak jelantah, dan limbah batu marmer. Beliau juga memberikan keterangan mengenai dugaan awal pemicu kebakaran.