INFOTREN.ID - Kesehatan mental pada generasi muda Indonesia saat ini menjadi sorotan penting yang memerlukan perhatian mendalam dari berbagai lapisan masyarakat. Isu ini semakin mengemuka seiring dengan hasil survei nasional yang menunjukkan tingginya prevalensi gangguan kejiwaan di kalangan remaja.
Temuan dari Indonesia National Adolescent Mental Health Survey (I-NAMHS) mengungkapkan bahwa dari total sekitar 46 juta populasi remaja di tanah air, angka yang mengkhawatirkan tercatat sebanyak 15,5 juta jiwa. Angka ini setara dengan satu dari setiap tiga remaja yang mengalami gangguan kesehatan mental.
Gangguan kesehatan mental yang paling sering teridentifikasi pada kelompok usia ini meliputi berbagai kondisi. Di antaranya adalah gangguan kecemasan atau _anxiety_, gejala hiperaktivitas, depresi, serta berbagai bentuk gangguan perilaku yang perlu diwaspadai.
Selain itu, tekanan dan stres berat juga dilaporkan menjadi salah satu keluhan umum yang kerap dialami oleh para remaja. Kondisi ini dapat memicu atau memperparah berbagai gangguan mental yang sudah ada.
Isu kesehatan mental pada anak dan remaja di Indonesia saat ini masih menjadi topik krusial dan membutuhkan perhatian serius dari seluruh pihak terkait. Hal ini diperkuat oleh temuan survei nasional yang menunjukkan tingginya angka gangguan kejiwaan di kalangan generasi muda. Dikutip dari JAKARTAHYPE.COM.
"Kesehatan mental pada anak dan remaja di Indonesia masih menjadi isu krusial yang membutuhkan perhatian serius dari berbagai pihak," ujar seorang pakar kesehatan mental.
Berdasarkan data dari Indonesia National Adolescent Mental Health Survey (I-NAMHS), tercatat sebanyak 15,5 juta remaja dari total populasi sekitar 46 juta mengalami gangguan kesehatan mental. Angka ini menunjukkan bahwa satu dari tiga remaja di Indonesia menghadapi masalah kejiwaan. Dikutip dari JAKARTAHYPE.COM.
"Dari total sekitar 46 juta populasi remaja di Indonesia, tercatat sebanyak 15,5 juta di antaranya atau setara dengan satu dari tiga remaja mengalami gangguan kesehatan mental," demikian tertulis dalam laporan tersebut.
Masalah kesehatan mental yang paling sering teridentifikasi pada kelompok usia ini mencakup gangguan kecemasan atau _anxiety_, hiperaktivitas, depresi, serta gangguan perilaku. Hal ini menunjukkan spektrum luas tantangan yang dihadapi remaja. Dikutip dari JAKARTAHYPE.COM.