INFOTREN.ID - Dunia sepak bola tanah air kembali dirundung kesedihan dengan berpulangnya salah satu tokoh paling berpengaruh, Marundung Basri, yang lebih dikenal sebagai M. Basri. Beliau adalah sosok yang telah mengukir sejarah panjang dalam dunia sepak bola Indonesia, baik sebagai pemain maupun pelatih.

Kepergian M. Basri terjadi pada hari Kamis, 23 Juli, meninggalkan duka mendalam bagi komunitas sepak bola tanah air. Beliau dikenal sebagai salah satu legenda yang karirnya diwarnai dedikasi luar biasa.

Sang maestro lapangan hijau ini menghembuskan napas terakhirnya setelah menjalani serangkaian perawatan medis di salah satu rumah sakit ternama di Surabaya, Jawa Timur. Kondisi kesehatannya menjadi perhatian sebelum akhirnya kabar duka ini dikonfirmasi.

Kabar duka ini secara resmi dikonfirmasi oleh pihak keluarga, menandai akhir dari perjuangan panjang M. Basri di dunia sepak bola yang dicintainya. Kepergiannya merupakan kehilangan besar bagi persepakbolaan nasional.

"Iya betul, tadi pagi jam 05.12 WIB di RS Darmo," demikian ujar putra M. Basri, Ridwan, saat memberikan keterangan. Pernyataan ini menegaskan waktu dan lokasi spesifik kepergian sang legenda.

Pernyataan Ridwan tersebut memberikan detail penting mengenai saat-saat terakhir sang maestro. Informasi ini menjadi konfirmasi resmi atas berpulangnya sosok yang sangat dihormati ini.

Peran M. Basri dalam Tim Nasional Indonesia sangatlah krusial, baik saat membela Merah Putih di lapangan hijau maupun saat memimpin dari pinggir lapangan sebagai pelatih. Kontribusinya tak ternilai harganya.

Dedikasi dan semangat juang M. Basri selama aktif di dunia sepak bola menjadi inspirasi bagi generasi muda. Warisannya akan terus dikenang dan menjadi teladan.

Dikutip dari HOTNEWS.ID, kepergian M. Basri ini merupakan pukulan telak bagi dunia olahraga Indonesia. Sosoknya yang kharismatik dan penuh dedikasi akan selalu terpatri dalam ingatan.