INFOTREN.ID - Sebuah insiden tragis terjadi di Lapangan Volly Komplek UKA RT 02/RW 08, Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara, pada Sabtu, 18 Juli 2026. Perkelahian antarkelompok pemuda ini berujung pada hilangnya nyawa seorang remaja.

Korban tewas, yang diidentifikasi dengan inisial A (16 tahun), mengalami luka bacok fatal yang menyebabkan kematiannya. Peristiwa nahas ini melibatkan aksi kekerasan yang dilakukan oleh dua orang kakak beradik.

Pelaku kakak beradik tersebut masing-masing berinisial AB dan JN. Keduanya kini telah diamankan oleh pihak kepolisian dan tengah menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut.

Selain AB dan JN, seorang pelaku lainnya yang berinisial BM juga turut diamankan oleh aparat. Ketiga terduga pelaku ini diduga kuat terlibat langsung dalam aksi pembacokan yang mematikan tersebut.

Kejadian ini bermula dari rencana tawuran yang digagas oleh pelaku AB. Ia bersama kelompoknya yang bernama Pingtam berencana untuk menyerang kelompok lain yang dikenal sebagai Aprika.

"Peristiwa bermula saat pelaku AB bersama kelompoknya, Pingtam ingin melakukan aksi tawuran dengan kelompok lainnya bernama Aprika," ujar Kompol Andry Suharto, Kapolsek Koja.

Hal tersebut dikonfirmasi lebih lanjut oleh pihak kepolisian yang tengah mendalami motif dan kronologi lengkap di balik bentrokan maut ini.

Pihak kepolisian terus bekerja keras untuk mengungkap semua pihak yang terlibat dan memastikan proses hukum berjalan adil bagi semua pihak.

Peristiwa ini menjadi pengingat akan bahaya dari aksi tawuran dan pentingnya penegakan hukum yang tegas untuk mencegah terulangnya kejadian serupa.