INFOTREN.ID - Sindikasi Media Network (SMN) bersama Artotel Group sukses menggelar kegiatan "Let's Go, Let's Grow" di Kota Bandung pada 14–15 Juli 2026. 

Mengusung semangat kolaborasi, kegiatan ini mempertemukan sekitar 40 jurnalis dari berbagai media nasional dan daerah untuk mengeksplorasi potensi pariwisata, industri kreatif, wisata edukasi, sejarah, serta sektor hospitality yang berkembang di Kota Bandung, Jawa Barat.

Selama dua hari, peserta diajak mengunjungi sejumlah unit hotel Artotel Group serta destinasi strategis yang merepresentasikan kekuatan Bandung sebagai kota kreatif, kota sejarah, sekaligus pusat inovasi nasional.

Rangkaian kegiatan diawali dengan kunjungan ke ARTOTEL Suites Aquila Bandung, hotel premium yang mengusung konsep perpaduan sejarah dan gaya hidup modern. 


Sindikasi Media Network (SMN) dan Artotel Group sukses gelar kegiatan "Let's Go, Let's Grow" di Kota Bandung dengan mengusung semangat kolaborasi. foto: SMN

General Manager ARTOTEL Suites Aquila Bandung, Anton Susanto, memperkenalkan transformasi hotel sebagai babak baru yang tetap mempertahankan nilai historis bangunan sekaligus menghadirkan pengalaman menginap yang lebih relevan dengan kebutuhan wisatawan masa kini.

Menurut Anton, industri perhotelan tidak dapat berkembang secara mandiri. Kolaborasi dengan sejumlah pemangku kepentingan menjadi kunci untuk menciptakan pengalaman wisata yang lebih lengkap sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.

"Kami ingin tamu bukan hanya menginap, tetapi juga menikmati berbagai pengalaman yang dimiliki Kota Bandung. Karena itu, kami membangun kolaborasi dengan berbagai mitra agar wisatawan memperoleh pengalaman yang lebih bermakna," terang Anton.

Semangat tersebut diwujudkan melalui kerja sama ARTOTEL Suites Aquila Bandung dengan PT Dirgantara Indonesia (PTDI) dalam program Edutainment Factory Tour. Rombongan SMN berkesempatan melihat secara langsung fasilitas produksi pesawat terbang nasional, mengenal perkembangan industri dirgantara Indonesia, hingga memahami bagaimana inovasi teknologi bisa dikembangkan menjadi destinasi wisata edukasi.