INFOTREN.ID - Sindikasi Media Network (SMN) melakukan sejumlah kunjungan ke Bandung, Jawa Barat. Salah satunya berkunjung ke Workshop Rumah Batik Komar di kawasan Cigadung, Kota Bandung.

Kunjungan ini sebagai bagian dari upaya memperluas wawasan mengenai perkembangan industri batik nasional sekaligus memperkuat jejaring pemberitaan budaya dan ekonomi kreatif.

Kunjungan tersebut disambut langsung oleh pendiri Rumah Batik Komar, Dr. H. Komarudin Kudiya, yang memaparkan perjalanan lembaga yang didirikannya sejak 1998. 


Sindikasi Media Network (SMN) menyambangi Rumah Batik Komar di Bandung untuk .memperluas wawasan mengenai perkembangan industri batik nasional. foto: SMN

Menurut Komarudin, Rumah Batik Komar dibangun tidak hanya sebagai sentra produksi batik, tetapi juga sebagai pusat pendidikan, penelitian, inovasi, dokumentasi, dan pelestarian batik Indonesia.

Dalam sesi workshop, Komarudin menyoroti masih rendahnya pemahaman masyarakat terhadap batik. Ia mengatakan banyak orang hanya melihat keindahan motif, tanpa memahami proses, filosofi, dan teknik pembuatannya. 

Ia juga mengingatkan bahwa kain bermotif batik hasil printing tidak bisa disamakan dengan batik yang dibuat melalui proses perintangan warna menggunakan malam panas.


Sindikasi Media Network (SMN) menyambangi Rumah Batik Komar di Bandung untuk .memperluas wawasan mengenai perkembangan industri batik nasional. foto: SMN

"Orang sering melihat batik hanya dari tampilannya. Padahal batik memiliki proses, ekspresi, dan nilai budaya yang tidak dimiliki kain bermotif batik hasil cetak," kata Komarudin, Rabu, 15 Juli 2026.