KUTA, INFOTREN— Aksi penjambretan terhadap wisatawan asing kembali terjadi di kawasan wisata Bali. Kali ini korbannya adalah seorang turis asal Selandia Baru yang kehilangan iPhone 17 Pro Max miliknya saat sedang melihat petunjuk arah melalui Google Maps di kawasan Underpass Tuban, Kuta.

Peristiwa tersebut menjadi sorotan setelah rekaman kamera dashboard sebuah mobil yang berada di lokasi kejadian beredar luas di media sosial. Dalam video berdurasi beberapa detik itu, terlihat seorang pria mengendarai sepeda motor mendekati korban dari samping sebelum merampas telepon genggamnya dan melarikan diri.

Polisi membenarkan adanya laporan terkait kejadian tersebut dan saat ini masih melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi pelaku.

Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, mengatakan laporan telah diterima Polsek Kuta dan petugas tengah mengumpulkan keterangan serta bukti-bukti yang tersedia.

"Terkait informasi tersebut, Polsek Kuta telah menerima laporan dan masih melakukan penyelidikan lebih lanjut," kata Adi, Minggu (14/6/2026).

Korban diketahui berinisial MBE (26), seorang perempuan warga negara Selandia Baru. Saat kejadian sekitar pukul 16.55 WITA, ia tengah dibonceng rekannya menuju arah utara dari kawasan Tuban.

Dalam perjalanan, korban menggunakan iPhone 17 Pro Max berwarna dark blue untuk melihat rute perjalanan melalui Google Maps.

Namun di tengah perjalanan, seorang pria tak dikenal yang mengendarai sepeda motor Yamaha NMax berwarna hitam mendekat dari sisi kanan kendaraan yang ditumpangi korban.

Tanpa banyak gerakan, pelaku langsung merampas telepon genggam yang berada di tangan korban sebelum memacu kendaraannya dengan kecepatan tinggi menuju arah Bundaran Patung Ngurah Rai.