INFOTREN.ID - Keluarga mantan Gubernur Lampung periode 2019-2024, Arinal Djunaidi, akhirnya buka suara setelah ditetapkan menjadi tersangka dan ditahan oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung. Istri Arinal, Riana Sari, bersama anak dan menantunya mendatangi gedung Pidsus Kejati Lampung untuk memberikan dukungan moral.

Penetapan tersangka dan penahanan Arinal dilakukan terkait dugaan korupsi dana komisi migas senilai US$ 17,2 juta atau setara Rp271 miliar. Arinal telah ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Way Hui sejak Selasa malam, 28 April.

Sebelum penetapan resmi dilakukan tim penyidik Pidsus Kejati Lampung, Riana Sari dan keluarganya telah hadir memberikan semangat. Mereka menegaskan keyakinan penuh terhadap integritas mantan orang nomor satu di Lampung tersebut.

Riana Sari secara tegas menyatakan bahwa suaminya tidak bersalah dalam kasus yang menjeratnya. Ia mengklaim bahwa tidak ada sepeser pun dana Participating Interest (PI) dari PT Lampung Energi Berjaya (PT LEB) yang masuk ke dalam kantong pribadi Arinal Djunaidi.

"Kami hadir di sini (Kejati Lampung) bersama anak-anak, untuk memberikan dukungan kepada bapak. Saya dan anak-anak meyakini bapak tidak bersalah, dan tidak ada uang PI sepeserpun masuk ke kantong pribadi bapak," ujar Riana Sari kepada awak media di Kejati Lampung pada Selasa malam, dilansir dari CNN Indonesia.

Meskipun menghadapi persoalan hukum yang serius, Riana Sari menyebutkan bahwa kondisi kesehatan suaminya dilaporkan dalam keadaan baik. Ia berpesan agar Arinal tetap kuat menjalani proses hukum yang sedang berjalan.

"Pesan kami bapak harus sehat, kuat dan jangan khawatirkan kami (keluarga)," ucapnya, menegaskan dukungan keluarga yang tak tergoyahkan.

Riana Sari juga menepis anggapan bahwa keluarga merasa malu atas kasus yang sedang bergulir tersebut. Ia menegaskan bahwa kehadiran mereka adalah bentuk dukungan tanpa rasa malu karena keyakinan atas kejujuran Arinal.

"Kami hadir ini disini justru kami tidak malu, bapak tidak korupsi jadi kami tidak menundukkan kepala. Sampai kapan pun akan saya beri dukungan dan bela," tegasnya.