INFOTREN.ID - Pemerintah Republik Indonesia secara resmi telah memulai langkah awal dalam mewujudkan fasilitas akomodasi permanen bagi jemaah haji Indonesia di Arab Saudi, yang dikenal sebagai Kampung Haji. Proses ini diawali dengan kegiatan pembebasan lahan yang berlokasi strategis di Kota Suci Makkah.

Lokasi yang dipilih untuk proyek monumental ini berada di kawasan Jabal Hindawiyah, sebuah area yang dinilai sangat dekat dengan pusat kegiatan ibadah utama. Penetapan lokasi ini merupakan bagian dari upaya jangka panjang untuk meningkatkan kualitas pelayanan haji bagi seluruh warga negara.

Penanggung jawab utama proyek ini adalah Penasihat Khusus Presiden Bidang Urusan Haji, Muhadjir Effendy, yang memberikan keterangan mengenai perkembangan terkini. Ia menjelaskan bahwa jarak antara Kampung Haji yang akan dibangun dengan Masjidil Haram hanya berkisar antara 2 hingga 2,5 kilometer.

Muhadjir Effendy menyoroti keunggulan aksesibilitas lokasi tersebut, di mana akses khusus berupa terowongan akan disediakan. Hal ini bertujuan untuk memastikan kelancaran pergerakan jemaah tanpa terganggu oleh kepadatan lalu lintas kendaraan maupun keramaian jemaah lainnya.

"Lokasinya sangat dekat Masjidil haram, nanti akan ada akses khusus, seperti tunnel (terowongan) agar jamaah tidak terganggu lalu lalang kendaraan dan jamaah lain," ujar Muhadjir Effendy, Dilansir dari Antara pada Kamis (30/4).

Pada fase inisiasi pembangunan, pemerintah telah merencanakan tahap awal dengan menyiapkan tiga menara (tower) hunian yang kapasitasnya diperkirakan mampu menampung sekitar 1.600 orang. Target penggunaan fasilitas ini adalah pada musim haji tahun mendatang.

Pengelolaan operasional dari tiga tower perdana tersebut akan segera diserahkan kepada pihak Danantara setelah proses konstruksi selesai. Ini menandakan bahwa proyek ini mulai bergerak menuju tahap operasional yang terkelola secara profesional.

Proyek Kampung Haji ini merupakan visi kolektif yang telah diimpikan sejak era kepemimpinan Presiden Joko Widodo dan kini disambung serta dilanjutkan secara serius oleh pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Muhadjir Effendy mengungkapkan pentingnya realisasi mimpi lama ini.

"Sudah 40 tahun kita bermimpi punya Kampung Haji. Sekarang mulai direalisasikan," kata Muhadjir Effendy, Dikutip dari Antara.