INFOTREN.ID - Perkembangan signifikan tengah menjadi sorotan dalam lanskap teknologi robotika global, khususnya pada segmen robot humanoid. Sektor ini menunjukkan akselerasi yang cepat di berbagai negara, menandakan era baru dalam otomatisasi.

Tiongkok kini diproyeksikan akan mengambil peran sebagai pemimpin utama dalam pasar robot humanoid. Hal ini didorong oleh percepatan adopsi teknologi canggih di negara tersebut dalam beberapa waktu terakhir.

Proyeksi optimis ini berasal dari analisis mendalam yang baru saja dirilis oleh Morgan Stanley, sebuah lembaga keuangan internasional ternama. Analisis tersebut memberikan pandangan terkini mengenai dinamika pasar robotika.

Temuan dari lembaga tersebut menyoroti kecepatan transisi dari fase pengujian awal menuju komersialisasi skala besar. Kecepatan adopsi ini bahkan disebut melampaui ekspektasi yang sebelumnya ditetapkan oleh para analis pasar.

Morgan Stanley memberikan estimasi angka pengiriman yang sangat tinggi untuk robot humanoid yang akan didistribusikan di Tiongkok sepanjang tahun 2024. Mereka memproyeksikan volume pengiriman akan menyentuh angka 50.000 unit.

Peningkatan proyeksi ini menunjukkan adanya revisi substansial dibandingkan dengan estimasi sebelumnya yang sempat beredar di kalangan industri. Sebelumnya, angka perkiraan pengiriman hanya berada di kisaran 28.000 unit saja.

"Volume pengiriman robot humanoid di Tiongkok akan mencapai angka fantastis sebesar 50.000 unit sepanjang tahun 2024 ini," demikian disampaikan dalam analisis Morgan Stanley.

Angka 50.000 unit tersebut merupakan peningkatan signifikan dibandingkan estimasi awal yang hanya berkisar pada 28.000 unit, menegaskan akselerasi pasar di sana, menurut lembaga tersebut.

Dilansir dari JAKARTAHYPE.COM, percepatan adopsi ini menandakan bahwa Tiongkok semakin memantapkan posisinya sebagai pusat inovasi dan implementasi teknologi robotika di Asia.