INFOTREN.ID - Pihak kepolisian secara intensif akan melakukan pendalaman mengenai sumber pendanaan di balik rencana aksi yang berujung pada potensi kerusuhan pada peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day di depan Gedung DPR. Fokus penyelidikan ini muncul setelah adanya temuan signifikan di lapangan.

Hal ini berkaitan erat dengan penyitaan sejumlah uang tunai yang ditemukan pada salah satu individu yang diduga berperan sebagai koordinator dalam rencana aksi tersebut. Jumlah uang tunai yang berhasil diamankan oleh aparat mencapai Rp10.961.100.

Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Iman Imanuddin, menjelaskan bahwa uang tersebut ditemukan pada koordinator lapangan yang diamankan. Menurut keterangan awal, dana tersebut memang disiapkan untuk dibagikan kepada peserta aksi.

"Ini adalah sejumlah uang yang berhasil kami amankan dari tangan salah satu koordinator di lapangan yang berdasarkan informasi yang bersangkutan kepada kami bahwa uang tersebut akan digunakan atau diberikan kepada mereka yang ikut hadir bersama-sama dengan kelompoknya," ungkap Kombes Iman Imanuddin saat konferensi pers pada hari Jumat (1/5).

Saat ini, kepolisian masih terus menggali informasi lebih lanjut mengenai asal-usul dana tersebut serta mencari tahu siapa dalang intelektual yang merencanakan potensi kerusuhan tersebut. Pendalaman ini dianggap krusial untuk mengungkap keseluruhan jaringan.

Kombes Iman Imanuddin menegaskan bahwa proses pendalaman tidak akan berhenti hanya pada penangkapan di lapangan. Pihaknya akan terus menelusuri jejak keuangan yang ditemukan sebagai bagian dari upaya mengungkap aktor intelektual di balik rencana tersebut.

"Terkait dengan tokoh intelektual tentunya kami tidak berhenti sampai di sini untuk melakukan pendalaman, karena sebagaimana rekan-rekan ketahui juga dan kami tadi sudah sampaikan ada sejumlah uang yang beredar di tengah-tengah mereka," tutur Kombes Iman Imanuddin.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa fokus utama saat ini adalah mengidentifikasi aliran dana yang terindikasi dalam rencana aksi tersebut. "Ini kami akan lakukan pendalaman mengenai sumber daripada pendanaannya," tegasnya.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya telah mengamankan total 101 orang yang diduga memiliki niat untuk membuat kerusuhan saat peringatan May Day di area sekitar Gedung DPR pada hari Jumat (1/5). Semua yang diamankan saat itu sedang dimintai keterangan intensif.