INFOTREN.ID - Pemerintah melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) mengumumkan bahwa pendaftaran sekolah kedinasan tahun 2026 akan segera dibuka. Para calon peserta diharapkan untuk mulai mempersiapkan diri menghadapi serangkaian tahapan seleksi yang telah ditetapkan.

Informasi mengenai jadwal pasti pembukaan pendaftaran dan rincian sekolah kedinasan yang membuka penerimaan akan diumumkan lebih lanjut. KemenPAN-RB berperan dalam mengoordinasikan kebutuhan aparatur sipil negara (ASN) di berbagai instansi pemerintah.

Proses seleksi sekolah kedinasan dirancang untuk menjaring calon-calon terbaik yang memiliki potensi dan kompetensi untuk menjadi abdi negara. Terdapat enam tahapan utama yang harus dilalui oleh setiap pendaftar.

Tahapan awal seleksi akan meliputi verifikasi administrasi, di mana kelengkapan dokumen pendaftaran akan diperiksa secara cermat. Calon peserta harus memastikan semua persyaratan terpenuhi agar dapat melanjutkan ke tahap berikutnya.

Selanjutnya, peserta akan dihadapkan pada ujian seleksi kompetensi dasar (SKD). Ujian ini umumnya mencakup tes wawasan kebangsaan, tes intelijensi umum, dan tes karakteristik pribadi.

"Proses seleksi ini bertujuan untuk mengukur kemampuan dasar para calon peserta agar sesuai dengan standar yang dibutuhkan oleh instansi pemerintah," ujar Budi, seorang analis kebijakan publik.

Tahap berikutnya adalah seleksi kompetensi bidang (SKB), yang akan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing sekolah kedinasan. Bentuk tes SKB dapat bervariasi, mulai dari tes psikologi hingga tes fisik.

"Setiap sekolah kedinasan memiliki kriteria dan kebutuhan yang spesifik, sehingga seleksi kompetensi bidang menjadi krusial untuk menilai kesesuaian calon dengan bidang studi atau profesi yang akan dijalani," jelas Budi.

Verifikasi data pelamar juga menjadi salah satu tahapan penting dalam proses seleksi. Pada tahap ini, data yang telah diunggah oleh pendaftar akan kembali diperiksa kebenarannya.