INFOTREN.ID - Pendaftaran Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) Jawa Barat untuk tahun akademik 2026 tahap kedua akan segera ditutup pada malam hari ini. Kesempatan bagi calon mahasiswa yang berminat melanjutkan studi ke perguruan tinggi negeri (PTN) di wilayah Jawa Barat ini menjadi kesempatan terakhir sebelum memasuki tahap seleksi selanjutnya.

Informasi mengenai penutupan ini sangat krusial bagi mereka yang belum menyelesaikan proses pendaftaran daring. Para calon pendaftar perlu segera memastikan semua dokumen persyaratan telah terunggah dan diverifikasi untuk menghindari kegagalan sistem di detik-detik akhir.

Tahap kedua ini merupakan bagian penting dari rangkaian seleksi mandiri yang diselenggarakan oleh pihak otoritas pendidikan di Jawa Barat. Tujuannya adalah untuk memberikan kesempatan lebih luas bagi lulusan SMA/SMK/sederajat yang belum berhasil lolos pada tahap sebelumnya.

Proses pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman resmi yang telah ditetapkan oleh panitia penyelenggara. Calon peserta harus mengikuti langkah-langkah yang tertera dengan cermat, mulai dari pembuatan akun hingga pemilihan program studi tujuan.

"Kami mengimbau kepada seluruh calon peserta untuk segera menyelesaikan pendaftaran sebelum batas waktu yang telah ditentukan malam ini," ujar salah satu perwakilan panitia pelaksana. Hal ini disampaikan untuk memastikan tidak ada calon peserta yang dirugikan karena keterlambatan teknis.

Bagi calon peserta yang masih mengalami kendala teknis atau pertanyaan terkait prosedur, disarankan untuk segera menghubungi pusat bantuan yang disediakan. Akses informasi dan bantuan teknis ini tersedia melalui kanal resmi yang telah diumumkan sebelumnya.

Jadwal penting lainnya yang perlu diperhatikan setelah penutupan pendaftaran adalah periode verifikasi data dan pelaksanaan ujian seleksi, jika memang dipersyaratkan oleh masing-masing PTN. Calon peserta harus memantau terus pengumuman terbaru.

Dikutip dari sumber informasi terkait, proses seleksi ini dirancang untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas dalam penerimaan mahasiswa baru tahun 2026. Hal ini sejalan dengan komitmen pemerintah daerah Jawa Barat dalam meningkatkan aksesibilitas pendidikan tinggi berkualitas.

Pastikan kembali bahwa semua persyaratan administratif, termasuk data nilai rapor dan dokumen identitas, sudah terunggah dengan benar. Kegagalan mengunggah dokumen yang valid dapat menyebabkan diskualifikasi otomatis dari proses seleksi.