INFOTREN.ID - Keputusan mengejutkan datang dari Komite Disiplin FIFA terkait sanksi yang diterima oleh penyerang Timnas Amerika Serikat, Folarin Balogun. Sebelumnya, Balogun telah menerima kartu merah langsung saat pertandingan melawan Bosnia-Herzegovina pada babak 32 besar Piala Dunia 2026.

Keputusan tersebut kini telah dibekukan atau ditangguhkan oleh otoritas sepak bola tertinggi dunia tersebut. Penangguhan ini secara otomatis membatalkan larangan bertanding yang seharusnya dijalani Balogun di laga krusial babak 16 besar melawan Belgia.

Pengumuman resmi mengenai pembebasan Balogun ini dikeluarkan pada hari Minggu (5/7) waktu setempat. Keputusan ini diambil dengan merujuk pada penerapan Pasal 27 dalam Kode Disiplin FIFA yang baru diperbarui.

Menurut interpretasi baru dari aturan tersebut, Balogun tidak akan langsung menjalani hukuman larangan bertanding otomatis. Ia baru akan menghadapi sanksi jika mengulangi pelanggaran serupa dalam rentang waktu 12 bulan ke depan.

Keputusan FIFA ini sontak memicu gelombang reaksi dan kritik keras dari berbagai kalangan, terutama dari para legenda sepak bola Inggris. Mereka mempertanyakan dasar penerapan aturan baru tersebut pada kasus yang dianggap serius.

Keputusan pembebasan Balogun ini juga disambut positif oleh figur penting di Amerika Serikat. Presiden AS, Donald Trump, menyatakan apresiasinya terhadap langkah yang diambil oleh badan pengatur sepak bola dunia tersebut.

Dilansir dari HOTNEWS.ID, keputusan pembebasan ini disampaikan secara resmi oleh FIFA pada hari Minggu, 5 Juli. Keputusan ini merupakan perkembangan signifikan dari insiden yang terjadi di Piala Dunia 2026.

Presiden AS, Donald Trump, memberikan tanggapan positif atas kebijakan FIFA tersebut. "Beliau memuji langkah FIFA yang memutuskan untuk menangguhkan hukuman kartu merah yang diterima oleh Folarin Balogun," ujar sumber berita.

Keputusan ini menunjukkan adanya perubahan signifikan dalam penegakan disiplin, di mana sanksi kartu merah langsung tidak lagi berimplikasi otomatis pada larangan bermain berikutnya, kecuali terulang dalam periode waktu tertentu.