INFOTREN.ID - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo secara resmi memimpin upacara kenaikan pangkat Kapolda Metro Jaya menjadi Komisaris Jenderal (Komjen) Polisi pada Kamis (14/5/2026). Langkah strategis ini dilakukan di Jakarta sebagai bagian dari penyesuaian struktur organisasi kepolisian di wilayah hukum ibu kota negara.

Kebijakan peningkatan status jabatan ini merupakan tindak lanjut nyata dari instruksi langsung Presiden RI Prabowo Subianto. Sebelumnya, Presiden sempat memanggil Kapolri ke kediamannya di Hambalang, Bogor, pada akhir April 2026 untuk membahas penguatan koordinasi keamanan nasional.

Dilansir dari Nasional, transformasi pangkat tersebut bertujuan agar jabatan Kapolda Metro Jaya kini secara resmi disejajarkan dengan pangkat jenderal bintang tiga. Hal ini diharapkan mampu menciptakan sinergi yang lebih kuat antara pemimpin wilayah dengan instansi keamanan pusat lainnya di Jakarta.

"Tindak lanjut arahan Bapak Presiden untuk di Jakarta, Pangdam dan Kapolda bintang tiga," kata Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat menjelaskan dasar perubahan struktur tersebut.

Saat ini, posisi Kapolda Metro Jaya dijabat oleh Komjen Pol. Asep Edi Suheri yang sebelumnya berpangkat Inspektur Jenderal (Irjen). Kenaikan pangkat ini memberikan otoritas dan tanggung jawab yang lebih luas bagi kepemimpinan di wilayah hukum Jakarta yang kian kompleks.

Pihak kepolisian melalui Kabid Humas Polda Metro Jaya juga telah memberikan konfirmasi resmi terkait validitas perubahan pangkat pemimpin tertinggi mereka. Keputusan ini didasari oleh landasan hukum yang sah melalui Keputusan Presiden (Keppres).

"Benar untuk Kapolda Metro Jaya saat ini berpangkat Komisaris Jenderal Polisi berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 38/POLRI/TAHUN 2026 TANGGAL 13 MEI 2026," ujar Kombes Pol. Budi Hermanto selaku Kabid Humas Polda Metro Jaya.

Komjen Asep Edi Suheri merupakan perwira tinggi kelahiran Tasikmalaya yang memiliki rekam jejak cemerlang sejak lulus dari Akademi Kepolisian pada tahun 1994. Ia dikenal memiliki spesialisasi kuat di bidang reserse, terutama dalam penanganan kasus siber, narkotika, dan kejahatan transnasional.

Sebelum memimpin Jakarta, karier Asep tercatat sangat menonjol dengan pernah mengemban tugas sebagai Wakabareskrim Polri pada tahun 2022. Ia kemudian ditunjuk untuk menggantikan Komjen Pol. Karyoto melalui surat telegram resmi yang diterbitkan pada Agustus 2025 silam.