INFOTREN.ID - Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian, bersama dengan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Menteri PKP), Maruarar Sirait, melakukan kunjungan kerja di Kelurahan Teritip, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur pada hari Selasa, 5 Mei. Kunjungan ini dilaksanakan dalam rangka meninjau secara langsung tahapan persiapan pelaksanaan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS).
Kedua pejabat tinggi negara tersebut berinteraksi langsung dengan masyarakat setempat untuk memverifikasi bahwa bantuan perumahan yang disalurkan benar-benar menjangkau kelompok sasaran yang membutuhkan. Proses verifikasi ini melibatkan pemeriksaan kondisi fisik rumah serta evaluasi kemampuan ekonomi calon penerima di lapangan.
Tito Karnavian mengapresiasi adanya skema gotong royong yang terjalin antara pemerintah pusat dan daerah dalam pelaksanaan program BSPS di Balikpapan. Ia melihat kolaborasi ini sebagai modal penting untuk keberlanjutan program perumahan ke depan.
"Tadi ada skema gotong royong, Pemda juga bergerak. Itu bagus menurut saya. Pemda-Pemda yang punya PAD (Pendapatan Asli Daerah) yang baik, bisa mengalokasikan program perumahan," ujar Tito Karnavian dalam keterangan tertulis yang diterima pada Selasa (5/5).
Mendagri menekankan bahwa partisipasi aktif pemerintah daerah memegang peranan krusial dalam memperluas jangkauan program penyediaan hunian layak bagi masyarakat. Dukungan ini terlihat dari komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dan Pemerintah Kota Balikpapan untuk menambah alokasi bantuan perumahan.
Menurut pandangan Tito, masih terdapat populasi masyarakat di berbagai daerah yang belum memiliki tempat tinggal yang layak huni. Oleh karena itu, penguatan kolaborasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah menjadi prasyarat utama keberhasilan program ini.
"Masih banyak masyarakat di daerah yang belum memiliki rumah layak. Karena itu, dukungan kepala daerah sangat penting, ini juga menjadi indikator keberhasilan kepemimpinan," tegas Tito Karnavian lebih lanjut.
Setelah meninjau kesiapan di lapangan, agenda dilanjutkan dengan observasi simulasi tender rakyat yang diadakan di SMP Negeri 13 Balikpapan. Kegiatan simulasi ini diikuti dengan antusias oleh warga yang menunjukkan minat besar terhadap mekanisme pelaksanaan program BSPS.
Secara simbolis, Mendagri juga meresmikan peluncuran program BSPS untuk seluruh wilayah Pulau Kalimantan melalui mekanisme virtual. Momentum dimulainya pelaksanaan program secara lebih luas ditandai dengan pemukulan kentongan oleh para pejabat yang hadir.