INFOTREN.ID - Kepolisian Republik Indonesia (Polri) memberikan apresiasi tertinggi kepada salah satu anggotanya yang gugur saat menjalankan tugas mulia dalam pemberantasan kejahatan. Penghargaan tersebut berupa Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) yang diperuntukkan bagi Brigadir Arya Supena (34).
Keputusan ini disampaikan langsung oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebagai bentuk penghormatan institusi atas dedikasi dan pengorbanan nyawa almarhum. Pemberian KPLB ini mencerminkan pengakuan atas keberanian almarhum dalam menghadapi pelaku kejahatan.
Peristiwa tragis yang merenggut nyawa Brigadir Arya Supena terjadi pada hari Sabtu, 9 Mei, di wilayah Bandar Lampung, Lampung. Saat itu, almarhum sedang dalam perjalanan dan memergoki upaya pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di lokasi kejadian.
Menurut keterangan resmi dari pihak kepolisian, Brigadir Arya Supena melihat dua orang pelaku yang sedang berupaya melakukan aksi pencurian di area parkiran sebuah toko roti. Tindakan almarhum untuk menegur para pelaku menunjukkan inisiatif tinggi dalam menjaga keamanan.
Aksi heroik Brigadir Arya Supena berujung pada insiden penembakan fatal. Setelah dipergoki, salah satu dari kedua pelaku kriminal tersebut dilaporkan langsung mengeluarkan senjata api dan melepaskan tembakan ke arah almarhum.
"Sudah saya minta untuk diberikan KPLB atas pengabdiannya hingga gugur saat melaksanakan tugasnya. Sebagai apresiasi dan penghormatan tertinggi dari institusi," ujar Jenderal Listyo Sigit Prabowo kepada awak media pada hari Selasa, 12 Mei.
Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Yuni Iswandari, mengonfirmasi kronologi penembakan tersebut. Beliau menjelaskan bahwa setelah ditembak di bagian kepala, kedua pelaku langsung melarikan diri dari lokasi kejadian.
"Pelaku dikatakan dua orang. Usai dipergoki saat mencuri salah satu pelaku mengeluarkan senjata api dan langsung melepaskan tembakan ke arah korban," jelas Kombes Yuni Iswandari.
Pasca insiden, aparat kepolisian segera bergerak cepat. Berdasarkan keterangan Kombes Yuni Iswandari, tim kepolisian saat ini masih gencar melakukan penyelidikan intensif untuk mengidentifikasi dan menangkap para pelaku yang telah menyebabkan gugurnya Brigadir Arya.