INFOTREN.ID - Tragedi mengejutkan terjadi di Kota Palopo, Sulawesi Selatan, di mana seorang pegawai Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Palopo ditemukan meninggal dunia. Korban diketahui berinisial AH dengan usia 35 tahun dan ditemukan dalam kondisi gantung diri.

Peristiwa ini terjadi di sebuah kamar kos milik salah satu teman kerja korban. Pihak kepolisian setempat telah menerima laporan dan segera melakukan investigasi mendalam guna mengungkap penyebab pasti dari insiden memilukan tersebut.

Penemuan jasad AH terjadi pada Kamis, 7 Mei, sekitar pukul 21.00 WITA malam. Lokasi spesifik penemuan adalah di Jalan Cengkeh, Kelurahan Temalebba, Kecamatan Bara, Kota Palopo.

Kasi Humas Polres Palopo, AKP Marsuki, mengonfirmasi kebenaran kejadian tersebut. "Iya benar, (ditemukan) di kamar kos teman kerjanya, (dia kerja) di Lapas," ujar AKP Marsuki kepada CNNIndonesia.com pada hari Jumat (8/5).

Menurut keterangan yang diperoleh, korban berada di kamar kos tersebut setelah rekan kerjanya, Akhmarullah, menerima informasi dari istri korban bahwa AH tidak kunjung pulang ke rumahnya. Informasi inilah yang memicu pencarian hingga ditemukan di kos rekan kerja.

AKP Marsuki menjelaskan kronologi penemuan jasad korban. "Berdasarkan keterangan saksi bahwa korban ditemukan telah meninggal dunia dalam keadaan tergantung di pintu WC kamar kos," ungkapnya.

Setelah penemuan tersebut, pemilik kos segera melaporkan kejadian itu kepada pihak kepolisian. Petugas kemudian mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk melakukan pemeriksaan awal terhadap kondisi jenazah korban.

Pemeriksaan awal di lokasi kejadian menunjukkan tidak adanya indikasi kekerasan pada tubuh korban. "Setelah dilakukan pemeriksaan di TKP pada tubuh korban tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan," ujar AKP Marsuki.

Saat ini, pihak penyidik kepolisian masih berupaya keras untuk memastikan motif di balik kematian AH. Proses penyelidikan terus berjalan untuk mengumpulkan berbagai keterangan dan bukti yang relevan.