INFOTREN.ID - Paris, Prancis, menjadi saksi bisu dimulainya sebuah era baru dalam dunia esports. Esports World Cup (EWC) 2026 secara resmi dibuka pada Selasa malam waktu setempat di La Seine Musicale, Paris, menandai dimulainya kompetisi global yang paling dinanti.
Acara akbar ini mengumpulkan para atlet esports terbaik dunia, klub-klub ternama, publisher game, mitra strategis, kreator konten, serta jutaan penggemar yang antusias dari berbagai penjuru dunia. Suasana penuh kegembiraan dan antisipasi menyelimuti malam pembukaan.
Seremoni pembukaan yang memukau ini dirancang sebagai perpaduan harmonis antara elemen musik, penceritaan sinematik yang mendalam, semangat kompetisi yang membara, serta kekayaan budaya kota Paris yang ikonik. Ini menjadi penanda dimulainya tujuh pekan ajang kompetisi esports terbesar di dunia.
Lebih dari 2.000 pemain profesional dari 200 klub esports ternama akan bersaing, mewakili lebih dari 100 negara. Mereka akan saling unjuk gigi dalam 25 turnamen yang mempertandingkan 24 game berbeda, memperebutkan total hadiah yang mencapai rekor fantastis sebesar US$75 juta.
Acara pembukaan tidak hanya berfungsi sebagai perayaan atas perjalanan luar biasa para atlet menuju panggung EWC 2026, tetapi juga secara resmi memperkenalkan Paris sebagai kota tuan rumah yang memiliki sejarah panjang dan kaya. Kehadiran Paris sebagai tuan rumah memberikan dimensi budaya yang unik pada turnamen ini.
Panggung La Seine Musicale malam itu diwarnai penampilan memukau dari bintang musik Prancis ternama seperti Aya Nakamura, Theodora, DJ Snake, dan Mosimann. Kolaborasi mereka dengan iringan musik orkestra yang megah, koreografi tari yang memukau, serta pemanfaatan teknologi augmented reality (AR) canggih menciptakan pengalaman visual yang tak terlupakan.
"Seremoni pembukaan yang menggabungkan elemen musik, penceritaan sinematik, kompetisi, dan kekayaan budaya Paris ini menandai dimulainya tujuh pekan ajang kompetisi esports terbesar di dunia," ujar narasi pembukaan acara.
"Lebih dari 2.000 pemain dari 200 klub esports, yang mewakili lebih dari 100 negara, akan bertanding dalam 25 turnamen di 24 game. Total hadiah yang diperebutkan mencapai rekor US$75 juta," lanjut penjelasan mengenai skala kompetisi.
Desain panggung yang megah dan visual sinematik yang memanjakan mata semakin memperkuat atmosfer acara. Perpaduan antara dunia esports yang dinamis dengan identitas budaya kota Paris yang khas berhasil menciptakan pengalaman yang unik dan berkesan bagi seluruh hadirin.