INFOTREN.ID - mGanik Nutrition mengumumkan hasil uji klinis produk minuman serat mereka, mGanik Metafiber, yang bertujuan mengatasi lonjakan gula darah setelah makan pada penderita Diabetes Melitus Tipe 2 (DMT2) di Indonesia. Pengumuman hasil validasi ilmiah ini dirilis secara resmi pada hari Jumat, 22 Mei 2026.

Langkah inisiasi uji klinis ini didorong oleh tingginya prevalensi DMT2 di dalam negeri yang memerlukan solusi penanganan yang praktis namun tetap didukung oleh bukti ilmiah yang kuat. Salah satu tantangan terbesar pengelolaan DMT2 adalah mengontrol kadar glukosa darah dua jam setelah mengonsumsi makanan (postprandial).

Dr. Kelvin Candiago, selaku Pendiri Ekosistem Kesehatan mGanik, menyoroti urgensi penanganan masalah ini dengan pendekatan yang terukur. "Diabetes adalah krisis kesehatan yang nyata di Indonesia. Maka dibutuhkan solusi yang terukur, tervalidasi, dan bisa dirasakan langsung oleh penyandang, terutama untuk mencegah lonjakan gula darah setelah makan," ujar dr. Kelvin Candiago.

Riset yang dilakukan menggunakan desain penelitian crossover melibatkan 30 orang partisipan yang merupakan penyandang DMT2. Penelitian ini dilakukan di Indonesia, di mana para peserta diuji dalam dua kondisi berbeda untuk membandingkan dampaknya.

Dalam skenario pertama, partisipan mengonsumsi makanan standar tanpa didahului produk serat mGanik Metafiber. Sementara pada skenario kedua, mereka terlebih dahulu meminum produk serat tersebut sebelum menyantap asupan makanan yang komposisi nutrisinya dipastikan setara dengan skenario pertama.

Tim peneliti melakukan pengukuran kadar glukosa darah partisipan secara berkala untuk melihat pola kenaikan dan penurunan gula darah. Pengukuran ini dilakukan pada interval waktu krusial, yaitu menit ke-15, 30, 45, 60, 90, hingga 120 menit setelah makan.

Hasil pengujian klinis tersebut menunjukkan adanya korelasi positif antara konsumsi serat sebelum makan dengan kemampuan menekan lonjakan gula darah postprandial. Efek penurunan kadar glukosa terdeteksi sejak fase awal pengukuran dan terbukti konsisten selama periode pengamatan dua jam pasca-makan.

mGanik Nutrition menegaskan bahwa validasi ilmiah atas temuan ini telah diperoleh dari universitas terakreditasi di Indonesia. Pihak manajemen menekankan pentingnya mengandalkan pendekatan berbasis data ilmiah yang objektif untuk mengukur efektivitas intervensi nutrisi bagi pasien diabetes.

Dilansir dari Media Indonesia, pengujian ini merupakan upaya konkret perusahaan untuk menyediakan alat bantu yang valid secara ilmiah bagi jutaan penderita diabetes di Indonesia. Langkah ini sejalan dengan kebutuhan akan penanganan diabetes yang lebih efektif dan terintegrasi.