INFOTREN.ID - Kegiatan keagamaan yang melibatkan pejabat tinggi negara menyelenggarakan agenda penting di wilayah Jakarta Selatan pada hari Jumat, 12 Juni 2026. Menteri Sosial Republik Indonesia, Saifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul, turut serta dalam kegiatan tersebut.

Aktivitas utama yang dilaksanakan adalah ibadah Salat Jumat bersama para siswa dan jajaran guru di lingkungan Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 10. Momen ini menjadi ajang silaturahmi antara pejabat publik dengan komunitas pendidikan.

Pelaksanaan ibadah bersama ini memiliki makna yang sangat mendalam bagi pandangan Menteri Sosial mengenai pembentukan generasi penerus bangsa. Kehadiran Gus Ipul diharapkan dapat memberikan dampak positif secara langsung kepada para pelajar.

Menurut Gus Ipul, kebersamaan dalam ibadah ini berfungsi sebagai sarana vital untuk memperkuat hubungan vertikal. Hubungan vertikal yang dimaksud adalah koneksi antara setiap individu dengan Tuhan Yang Maha Kuasa.

"Momen kebersamaan ini berfungsi sebagai sarana untuk memperkuat hubungan vertikal antara individu dengan Tuhan Yang Maha Kuasa," ujar Menteri Sosial Gus Ipul.

Lebih lanjut, Menteri Sosial secara spesifik menggarisbawahi peran penting dimensi spiritual dalam pembangunan personal para peserta didik. Aspek kerohanian ini dinilai krusial dalam membentuk integritas.

Ia menekankan bahwa kedekatan spiritual yang terjalin secara intensif merupakan landasan fundamental. Landasan ini menjadi basis utama dalam seluruh proses pembentukan karakter moral yang akan dibawa oleh para siswa.

Karakter moral yang dibangun melalui landasan spiritual yang kuat ini dipandang sebagai bekal esensial. Bekal tersebut akan sangat dibutuhkan oleh para siswa ketika mereka memasuki fase kehidupan dan tantangan masa depan.

Dilansir dari HOTNEWS.ID, kunjungan kerja Menteri Sosial ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam mengintegrasikan nilai-nilai spiritualitas dalam pendidikan karakter di tingkat sekolah menengah.