INFOTREN.ID - Proses perpisahan orang tua merupakan fase emosional yang kompleks, terutama bagi anak-anak yang belum sepenuhnya memahami dinamika hubungan orang dewasa. Hal ini menjadi perhatian serius bagi pasangan yang menjalani perpisahan dan harus menyampaikannya kepada buah hati mereka.

Di tengah situasi tersebut, Tengku Dewi mengambil langkah strategis dengan mengedepankan pendekatan yang sangat terbuka dan jujur saat mengomunikasikan kondisi keluarga kepada anak-anaknya. Keputusan ini diambil untuk memastikan proses adaptasi berjalan lebih mulus bagi buah hatinya.

Tujuan utama dari keterbukaan ini adalah untuk meminimalkan potensi kebingungan dan kecemasan yang mungkin dirasakan oleh anak-anak. Perubahan struktur keluarga yang signifikan memerlukan penjelasan yang tepat sasaran agar mudah diterima oleh mereka.

Tengku Dewi memastikan bahwa setiap informasi mengenai perpisahan disampaikan dengan cara yang sangat disesuaikan dengan tingkat pemahaman anak-anaknya. Pendekatan ini berfokus pada bahasa yang sederhana dan mudah dicerna oleh mereka.

Titik krusial dalam komunikasi ini muncul ketika putra sulungnya, Eshan Rayn Fischer, mulai menyadari bahwa ayahnya akan memiliki pasangan hidup yang baru. Kesadaran ini memicu perlunya penjelasan yang lebih mendalam dari sang ibu.

Momen kesadaran Eshan Rayn Fischer menjadi titik penentu bagi Tengku Dewi untuk benar-benar menerapkan prinsip keterbukaan dalam dinamika komunikasi keluarga mereka. Ini adalah kesempatan untuk membangun kepercayaan yang berkelanjutan.

Dilansir dari JAKARTAHYPE.COM, Tengku Dewi secara aktif berusaha memastikan bahwa anak-anaknya menerima informasi yang akurat dan disampaikan dengan empati tinggi. Hal ini dilakukan untuk menjaga stabilitas emosional mereka selama masa transisi.

"Proses perpisahan orang tua seringkali menjadi tantangan emosional yang besar bagi anak-anak yang belum sepenuhnya memahami kompleksitas hubungan dewasa," ujar Tengku Dewi, menekankan kesulitan yang dihadapi banyak keluarga dalam situasi serupa.

Lebih lanjut, mengenai strateginya, Tengku Dewi memilih pendekatan yang sangat terbuka dan jujur dalam menyampaikan kondisi keluarga kepada buah hatinya, seperti yang tertulis dalam sumber berita tersebut.