INFOTREN.ID - Sebuah dugaan tindak pidana serius mengguncang lingkungan olahraga menembak di Surabaya, Jawa Timur. Isu ini melibatkan seorang mantan pengurus dari Persatuan Menembak Sasaran dan Berburu Seluruh Indonesia (Perbakin) cabang Surabaya.
Pelaku dugaan pelecehan seksual ini telah teridentifikasi oleh pihak berwenang dengan inisial JL. Informasi mengenai keterlibatan mantan pengurus ini menjadi sorotan publik dalam beberapa waktu terakhir.
Korban dari dugaan perbuatan tidak menyenangkan ini adalah seorang atlet muda yang masih berusia 15 tahun, yang diketahui berinisial DS. Kejadian ini menimbulkan keprihatinan mendalam di kalangan komunitas olahraga.
Ironisnya, tindakan yang diduga dilakukan oleh JL terhadap DS dilaporkan telah terjadi sebanyak enam kali. Perulangan kejadian ini menunjukkan adanya pola yang serius dalam dugaan pelecehan tersebut.
Peristiwa kelam ini mulai terungkap ke permukaan setelah pihak keluarga korban mengambil langkah proaktif. Keluarga korban memberikan pendampingan intensif kepada DS untuk mengungkap apa yang telah dialaminya.
Kronologi awal hubungan antara korban dan terduga pelaku terjalin pada akhir tahun 2024 atau awal tahun 2025. Periode ini menjadi titik awal dari rangkaian peristiwa yang kemudian memicu laporan resmi.
Dilansir dari HOTNEWS.ID, "Sebuah insiden serius mengguncang dunia olahraga menembak di Surabaya menyusul terungkapnya dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oleh seorang mantan pengurus Persatuan Menembak Sasaran dan Berburu Seluruh Indonesia (Perbakin) Surabaya."
Lebih lanjut, media tersebut menyebutkan bahwa "Pelaku diketahui berinisial JL." Informasi ini menguatkan identitas terduga pelaku yang kini sedang dalam proses penyelidikan lebih lanjut.
Mengenai korban, media tersebut memberitakan, "Korban dari dugaan pelecehan ini adalah seorang atlet muda berinisial DS yang usianya masih 15 tahun." Hal ini menegaskan usia muda korban dalam kasus ini.