INFOTREN.ID - Pada bulan Juni tahun 2026, Tiongkok dilaporkan mengalami peningkatan kasus infeksi virus Corona yang cukup signifikan. Lembaga kesehatan tertinggi di negara tersebut secara resmi mengumumkan data terbaru mengenai lonjakan kasus yang terjadi.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Tiongkok (China CDC) merilis temuan ini sebagai bagian dari evaluasi bulanan mereka terhadap situasi kesehatan masyarakat. Penemuan ini menjadi sorotan utama dalam laporan tersebut.

"Tiongkok mencatat lonjakan signifikan kasus COVID-19 pada bulan Juni 2026, dengan total mencapai 79.000 kasus terkonfirmasi," demikian informasi yang disampaikan oleh lembaga kesehatan tertinggi di negara tersebut.

Laporan dari China CDC tidak hanya menyoroti jumlah kasus positif, tetapi juga mengidentifikasi adanya tren peningkatan pada kasus yang menunjukkan gejala berat. Hal ini menambah kekhawatiran mengenai dampak virus.

Selama periode yang sama, tercatat sebanyak 130 kasus infeksi COVID-19 yang berkembang menjadi gejala berat. Angka ini menunjukkan bahwa sebagian pasien mengalami kondisi yang lebih serius.

Situasi ini menimbulkan kekhawatiran baru di kalangan para ahli kesehatan terkait potensi penularan virus dan dampaknya terhadap kesehatan masyarakat di Tiongkok. Perluasan penularan virus menjadi perhatian utama.

"Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Tiongkok (China CDC) melaporkan temuan ini dalam evaluasi bulanan mereka," sebut sumber berita yang mengutip data resmi tersebut.

"Laporan tersebut juga mengidentifikasi adanya peningkatan kasus bergejala berat," tambah pernyataan yang dirilis oleh China CDC.

"Selama periode yang sama, Tiongkok juga mencatat sebanyak 130 kasus yang menunjukkan gejala berat akibat infeksi COVID-19," demikian disampaikan dalam laporan resmi tersebut.