INFOTREN.ID - Perkembangan kondisi medis salah satu korban luka dalam insiden tabrakan kereta api di Stasiun Bekasi Timur, yakni Anggita Rizka Utami (37), menunjukkan dinamika yang signifikan. Korban yang sempat diizinkan pulang oleh pihak rumah sakit, kini harus menjalani perawatan intensif kembali di RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi, Jawa Barat.

Insiden tragis yang melibatkan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dan Kereta Rel Listrik (KRL) ini terjadi pada Senin malam, 27 April. Anggita diketahui terlempar saat tabrakan terjadi antara KA Argo Bromo dengan gerbong belakang KRL yang sedang melintas di area stasiun tersebut.

Pasca-kejadian, Anggita segera dievakuasi dan mendapatkan penanganan awal di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD setempat pada malam kejadian berlangsung. Kondisinya saat itu dinilai tidak terlalu mengkhawatirkan oleh tim medis.

Pada Selasa dini hari, 28 April, pihak rumah sakit mengambil keputusan untuk mengizinkan Anggita pulang setelah pemeriksaan awal selesai dilakukan. Keputusan ini diambil berdasarkan kondisi yang tampak stabil pada saat itu.

Namun, kondisi fisik Anggita dilaporkan memburuk keesokan harinya, memaksanya kembali ke rumah sakit untuk pemeriksaan lanjutan. Setelah dilakukan evaluasi ulang, diputuskan bahwa korban harus menjalani rawat inap karena munculnya keluhan fisik baru yang memerlukan pemantauan ketat.

Aditya, salah satu pihak yang mendampingi korban, menjelaskan kronologi pemulangan dan perawatan ulang tersebut. "Di hari kejadian dia IGD, terus dipulangkan di jam 2 pagi karena kelihatannya nggak terlalu parah mungkin ya," ujar Aditya.

Aditya melanjutkan, "Udah, jadi pas hari besoknya baru berasa, baru ke sini lagi buat check up. Tadinya buat check up, tapi jadinya disuruh rawat inap gitu," ungkapnya mengenai keputusan rawat inap yang harus diambil.

Saat ini, Anggita telah dirujuk kepada dokter spesialis saraf untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Rujukan ini dilakukan karena korban mengalami luka lebam parah di beberapa bagian tubuh yang membuatnya kesulitan bergerak.

"Luka lebam di tangan sebelah kanan sama kakinya, sama punggungnya itu nggak bisa bangun sendiri gitu, harus dibantu gitu. Jadi dia dirujuk ke dokter spesialis saraf," jelas Aditya mengenai kondisi fisik yang dialami Anggita saat ini.