INFOTREN.ID - Perjalanan spiritual yang panjang akhirnya menemukan titik terang bagi Kasma Muskin Nusi, seorang calon jemaah haji yang berasal dari Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan. Setelah penantian yang diwarnai cobaan berat, Kasma kini bersiap menunaikan ibadah haji pada tahun ini.
Kasma sejatinya telah mendaftar sebagai calon jemaah haji sejak tahun 2011 silam. Rencana keberangkatannya yang sudah hampir terwujud harus tertunda untuk pertama kalinya karena persoalan kesehatan serius yang menimpanya.
Penundaan kedua datang akibat kondisi kesehatannya yang memburuk secara signifikan, yang kemudian berujung pada keputusan medis yang berat. Kondisi ini menyebabkan luka serius pada kakinya yang memerlukan tindakan amputasi hingga bagian paha.
Kasma menjelaskan bahwa masalah kesehatan awalnya berasal dari penyakit diabetes yang dideritanya. "Penyakit gula. Luka di kaki, akhirnya naik sampai ke lutut, diamputasi sampai di paha," kata Kasma saat ditemui di Asrama Haji Sudiang Makassar, Minggu (3/5).
Keberangkatan Kasma pada tahun ini menjadi lebih istimewa karena ia didampingi oleh anggota keluarga yang telah didaftarkan secara khusus sebagai pendamping haji. Awalnya, ia mendaftar bersama suaminya, namun sang suami telah berangkat pada tahun 2024.
Karena kondisi fisiknya, anggota keluarga tersebut kemudian diajukan untuk mendampingi Kasma selama prosesi ibadah haji berlangsung. Mendapat kesempatan ini, Kasma mengungkapkan rasa syukurnya yang mendalam atas izin yang diberikan.
"Alhamdulillah bahagia, karena bisa tahun ini naik," ujarnya penuh rasa syukur atas terwujudnya impiannya menunaikan rukun Islam kelima tersebut.
Dalam mempersiapkan diri, fokus utama Kasma adalah pada aspek spiritual dan ritual ibadah. Ia mendedikasikan waktunya untuk memperbanyak salat dan mendalami pemahaman mengenai tata cara pelaksanaan haji yang benar.
"Shalat, ibadah, persiapan ibadah begitu," katanya, menekankan pentingnya kesiapan spiritual dalam perjalanan suci ini.