INFOTREN.ID - Sebuah insiden kecelakaan lalu lintas yang melibatkan Bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) terjadi di jalur Puncak-Cugenang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, pada Kamis sore, 21 Mei 2026. Peristiwa ini menimbulkan keprihatinan karena mengakibatkan sejumlah penumpang mengalami luka-luka.
Insiden tersebut terjadi di wilayah Desa Cibeureum, Kecamatan Cugenang, melibatkan bus dengan nomor polisi F 7669 WA yang melayani rute Cianjur menuju Kampung Rambutan, Jakarta. Bus tersebut dilaporkan sedang dalam perjalanan menuju Cianjur saat kecelakaan terjadi.
Kecelakaan bermula ketika bus tersebut berusaha mendahului atau bersinggungan dengan sebuah truk yang bergerak searah di jalur yang dikenal memiliki kontur menurun dan tikungan tajam di kawasan tersebut. Truk yang terlibat dalam insiden ini memiliki nomor polisi F 8138 WX.
Akibat benturan keras dari belakang, bus bernomor polisi F 7669 WA tersebut tidak dapat mengendalikan lajunya. Kendaraan itu kemudian terlempar keluar dari badan jalan dan terperosok ke dalam parit di sisi kiri jalan raya.
Kondisi bus pasca-kecelakaan dilaporkan cukup parah, bahkan disebut berada dalam posisi yang nyaris terguling di dalam parit tersebut. Hal ini menunjukkan kerasnya benturan yang terjadi antara kedua kendaraan besar itu.
Pihak kepolisian segera merespons kejadian tersebut dengan mengerahkan personel ke lokasi untuk melakukan penanganan awal dan mengevakuasi korban. Fokus utama petugas saat itu adalah memastikan kondisi para penumpang.
"Korban jiwa tidak ada. Sekitar 20 orang luka-luka. Seluruh korban sudah dievakuasi ke puskesmas setempat untuk dilakukan penanganan medis," jelas seorang petugas di lokasi kejadian.
Petugas kepolisian juga segera memulai proses evakuasi kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan tersebut dari lokasi kejadian. Upaya ini dilakukan untuk membersihkan badan jalan agar arus lalu lintas dapat kembali normal.
Lebih lanjut, petugas kepolisian di lapangan menegaskan bahwa proses penyelidikan mendalam mengenai penyebab pasti kecelakaan ini masih terus dilakukan. Mereka akan menganalisis faktor-faktor yang berkontribusi pada tabrakan tersebut.