INFOTREN.ID - Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan (Puslapdik) yang berada di bawah naungan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) telah merilis data terbaru mengenai keberhasilan siswa penerima bantuan. Data ini menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam akses pendidikan tinggi bagi kelompok penerima manfaat program pemerintah.
Secara spesifik, tercatat sebanyak 23.814 siswa yang sebelumnya merupakan penerima Program Indonesia Pintar (PIP) untuk jenjang SMA atau sederajat. Angka ini merefleksikan keberhasilan program PIP dalam mempersiapkan siswa untuk melanjutkan studi ke jenjang perguruan tinggi.
Kabar baiknya, seluruh siswa penerima PIP yang lolos tersebut kini dinyatakan eligible atau memenuhi syarat untuk mendapatkan bantuan Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah untuk tahun ajaran 2026 mendatang. Ini membuka peluang besar bagi mereka untuk melanjutkan pendidikan tanpa hambatan finansial signifikan.
Puslapdik mencatat bahwa persentase siswa penerima PIP yang kini dinyatakan eligible untuk menerima KIP Kuliah mencapai angka 60 persen dari total keseluruhan pendaftar KIP Kuliah tahun ini. Persentase ini menegaskan kontribusi besar PIP terhadap calon mahasiswa baru.
Sementara itu, terdapat pula kelompok pendaftar KIP Kuliah yang sebelumnya adalah penerima PIP namun berhasil lolos SNBT, dan jumlahnya mencapai 15.848 peserta. Kelompok ini menyumbang sekitar 40 persen dari total keseluruhan pendaftar KIP Kuliah yang ada.
Data agregat menunjukkan bahwa total keseluruhan peserta yang mendaftar untuk program KIP Kuliah pada periode ini berjumlah 86.118 peserta. Jumlah ini mencakup berbagai kategori pendaftar yang memenuhi kriteria yang ditetapkan oleh Kemendikdasmen.
Dikutip dari Puslapdik Kemendikdasmen, disebutkan bahwa "Sebanyak 23.814 siswa penerima Program Indonesia Pintar (PIP) jenjang SMA/sederajat berhasil lolos Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026." Angka ini menjadi indikator keberhasilan sinergi antara program bantuan biaya hidup dan akses masuk perguruan tinggi.
Lebih lanjut, Puslapdik juga menyatakan bahwa para siswa yang lolos tersebut juga dinyatakan eligible atau memenuhi syarat untuk menerima bantuan Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah 2026. Hal ini memastikan bahwa mereka yang berprestasi dapat melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi, ujar perwakilan Puslapdik.
Dikutip dari Puslapdik Kemendikdasmen, dijelaskan mengenai distribusi persentase pendaftar KIP Kuliah, yaitu "Persentase siswa penerima PIP yang eligible terima KIP Kuliah mencapai 60 persen dari total pendaftar KIP Kuliah." Angka ini menunjukkan dominasi penerima manfaat PIP dalam kuota KIP Kuliah.