INFOTREN.ID - Sektor perbankan dan keuangan di seluruh dunia tengah meningkatkan kewaspadaan menyusul perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) terbaru. Peringatan keras telah dikeluarkan oleh pemerintah dan regulator keuangan di berbagai negara kepada institusi perbankan.
Hal ini dipicu oleh munculnya model AI bernama Claude Mythos yang dikembangkan oleh Anthropic. Teknologi ini dilaporkan memiliki kemampuan luar biasa dalam mendeteksi celah keamanan pada sistem perangkat lunak.
Kemampuan Claude Mythos tidak hanya terbatas pada perangkat lunak, tetapi juga merambah ke sistem operasi dan peramban web. Kecepatan AI ini dalam mendeteksi kerentanan keamanan disebut-sebut hanya membutuhkan waktu hitungan detik.
"Munculnya teknologi kecerdasan buatan (AI) generasi terbaru yang sangat canggih telah mendorong pemerintah dan regulator keuangan di berbagai negara untuk mengeluarkan peringatan keras kepada institusi perbankan," demikian bunyi pernyataan yang dikutip dari JAKARTAHYPE.COM.
Model AI yang menjadi sorotan utama adalah Claude Mythos. Teknologi ini dikembangkan oleh Anthropic dan memiliki kemampuan yang dikhawatirkan dapat mengeksploitasi kerentanan dalam sistem digital.
Kemampuan deteksi celah keamanan yang dimiliki Claude Mythos sangatlah pesat. Ia mampu mengidentifikasi kerentanan dalam hitungan detik, yang menimbulkan kekhawatiran akan potensi penyalahgunaan di masa depan.
"Teknologi mutakhir ini dilaporkan memiliki kemampuan luar biasa dalam mendeteksi celah keamanan pada sistem perangkat lunak," demikian keterangan yang diperoleh.
Kemampuan Claude Mythos mencakup berbagai lapisan teknologi, mulai dari perangkat lunak aplikasi hingga sistem operasi dan peramban web. Ini menunjukkan cakupan ancaman yang potensial sangat luas.
"Kemampuan Claude Mythos tidak terbatas pada perangkat lunak, melainkan juga mencakup sistem operasi dan peramban web," jelas sumber tersebut.