INFOTREN.ID - Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) mengumumkan adanya kebijakan baru terkait persyaratan administrasi bagi para pendaftar beasiswa tahun 2026 Tahap II. Kebijakan ini memberikan keringanan signifikan bagi kelompok pendaftar tertentu mengenai kewajiban melampirkan skor tes bahasa Inggris.
Pengecualian syarat skor bahasa Inggris ini berlaku spesifik bagi calon mahasiswa yang sudah berhasil mendapatkan Letter of Acceptance (LoA) Unconditional dari institusi pendidikan tinggi yang dituju. LoA Unconditional menandakan bahwa pendaftar telah diterima tanpa syarat oleh universitas tersebut.
Informasi mengenai relaksasi persyaratan ini disampaikan langsung dalam acara Pembukaan Pendaftaran Beasiswa LPDP Tahap 2 Tahun 2026. Acara tersebut diselenggarakan di Gedung Djuanda I, Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta.
Peristiwa penting ini berlangsung pada hari Senin, tanggal 29 Juni 2026. Pengumuman ini tentunya menjadi angin segar bagi ribuan calon pendaftar yang mungkin masih berjuang memenuhi standar skor bahasa asing.
Direktur Beasiswa LPDP, Dwi Larso, menjelaskan alasan di balik kebijakan pelonggaran syarat tersebut. Menurutnya, penerimaan LoA sudah menjadi bukti kompetensi bahasa yang memadai.
"Kami merasa secara umum, kalau anak sudah mendapatkan LoA, terutama di luar negeri, berarti mereka sudah melewati saringan bahasa, sehingga kita rilekskan aturan bahasa," kata Direktur Beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Dwi Larso.
Pernyataan ini menegaskan bahwa LPDP menaruh kepercayaan tinggi pada proses seleksi yang telah dilakukan oleh universitas mitra di luar negeri. Hal ini juga menunjukkan adanya sinergi antara kebijakan LPDP dengan standar akademik internasional.
Meski demikian, terdapat juga skema keringanan lain yang disiapkan LPDP bagi peminat beasiswa Tahap II 2026 yang belum berhasil mengantongi LoA Unconditional. Rincian lengkap mengenai keringanan tersebut akan diumumkan secara resmi oleh pihak penyelenggara.
Dikutip dari pemberitaan terkait, kebijakan ini bertujuan untuk memudahkan proses aplikasi bagi talenta unggul yang sudah diakui oleh institusi pendidikan global. LPDP ingin fokus pada kualitas akademik dan potensi calon penerima beasiswa.