INFOTREN.ID - Perkembangan pesat di ranah teknologi digitalisasi, terutama dalam konteks Kecerdasan Buatan atau Artificial Intelligence (AI), kini memicu lonjakan signifikan pada industri pusat data secara global.
Fenomena ini secara otomatis menciptakan urgensi yang kian mendesak terkait kebutuhan infrastruktur teknologi yang mumpuni di berbagai belahan dunia.
Asia Tenggara saat ini sedang menunjukkan geliat kompetitif yang kuat dalam upaya menarik investasi penting di sektor pusat data yang krusial ini.
Negara-negara di kawasan Asia Tenggara berusaha keras untuk memposisikan diri mereka sebagai pusat teknologi masa depan yang strategis.
Dilansir dari JAKARTAHYPE.COM, salah satu wilayah yang telah berhasil menarik perhatian besar sebagai pusat pertumbuhan industri data center di Asia Tenggara adalah Johor, Malaysia.
Johor terbukti mampu menarik aliran dana investasi yang signifikan dari sejumlah perusahaan teknologi global ternama yang mencari lokasi strategis.
Indonesia, melalui langkah strategis yang diambil oleh Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), memproyeksikan Kota Batam untuk menjadi pusat data center AI unggulan di kawasan ASEAN.
Hal ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam memanfaatkan momentum pertumbuhan digital untuk pengembangan infrastruktur nasional.
"Perkembangan pesat dalam teknologi digitalisasi, khususnya di era Kecerdasan Buatan atau Artificial Intelligence (AI), mendorong pertumbuhan signifikan industri pusat data secara global," demikian disampaikan dalam tulisan tersebut.