INFOTREN.ID - Indonesia tengah mempertimbangkan opsi strategis untuk memenuhi kebutuhan energi nasional melalui impor minyak mentah jenis Eastern Siberia-Pacific Ocean (ESPO) dari Rusia.
Rencana ini muncul sebagai salah satu alternatif yang diyakini dapat menunjang pasokan energi domestik di tengah dinamika pasar global.
Namun, langkah potensial ini tidak luput dari potensi risiko yang perlu dicermati secara mendalam oleh pemerintah sebelum mengambil keputusan final.
Pemerintah diharapkan dapat mengantisipasi dan memitigasi ancaman tersebut secara cermat sebelum mengambil keputusan final.
Ada tiga potensi risiko utama yang patut diwaspadai dalam rencana impor minyak ESPO Rusia ini.
"Indonesia sedang menjajaki kemungkinan untuk mengimpor minyak mentah dari jenis Eastern Siberia-Pacific Ocean (ESPO) yang berasal dari Rusia," demikian pernyataan yang disampaikan.
Hal ini karena langkah strategis tersebut diyakini dapat menjadi salah satu opsi pemenuhan kebutuhan energi nasional.
Namun, rencana tersebut perlu diiringi dengan kewaspadaan yang tinggi terhadap berbagai potensi risiko yang mungkin timbul.
"Pemerintah diharapkan dapat mengantisipasi dan memitigasi ancaman tersebut secara cermat sebelum mengambil keputusan final," ujar seorang ekonom dari Universitas Padjadjaran.