INFOTREN.ID - Potensi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) massal kini mulai membayangi ribuan pekerja di beberapa wilayah Indonesia, khususnya di Jawa Timur dan Jawa Barat. Kekhawatiran ini menyentuh sektor industri yang vital di kedua provinsi tersebut.

Wilayah industri yang teridentifikasi mengalami potensi PHK ini mencakup area padat industri seperti Mojokerto di Jawa Timur hingga Bandung di Jawa Barat. Situasi ini menimbulkan keresahan signifikan di kalangan buruh.

Isu serius mengenai ancaman PHK ini diungkapkan langsung oleh Ketua Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal. Pengungkapan ini didasarkan pada hasil penelusuran mendalam di lapangan.

Said Iqbal melakukan serangkaian kunjungan kerja yang bertujuan memverifikasi secara langsung situasi riil yang tengah dihadapi oleh para buruh di berbagai perusahaan. Penelusuran ini penting untuk mendapatkan data akurat.

Dilansir dari BISNISMARKET.COM, penelusuran lapangan ini mengonfirmasi adanya potensi gelombang PHK yang signifikan di kantong-kantong industri tersebut.

Ketua KSPI menegaskan bahwa kondisi ini merupakan dampak tidak langsung dari gejolak ekonomi yang terjadi pada skala global saat ini. Krisis internasional menjadi salah satu faktor pemicunya.

"Potensi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) massal tengah membayangi ribuan pekerja di sejumlah wilayah Indonesia, khususnya Jawa Timur dan Jawa Barat," ujar Said Iqbal.

Lebih lanjut, Said Iqbal menekankan bahwa kekhawatiran ini telah merambah area industri yang sebelumnya dianggap stabil, mulai dari Mojokerto di Jawa Timur hingga Bandung di Jawa Barat.

Pernyataan tersebut disampaikan Said Iqbal setelah ia menyelesaikan serangkaian penelusuran langsung di lapangan yang telah ia lakukan beberapa waktu terakhir.