INFOTREN.ID - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil) terus mengintensifkan program digitalisasi administrasi kependudukan di seluruh Indonesia. Langkah strategis ini bertujuan memastikan Identitas Kependudukan Digital (IKD) dapat dimanfaatkan secara luas oleh masyarakat dalam mengakses layanan publik.
Upaya perluasan jangkauan IKD ini dilakukan melalui kolaborasi erat dengan pemerintah daerah di berbagai tingkatan. Hal ini dipandang krusial untuk menjamin proses implementasi berjalan mulus dan efektif hingga ke tingkat akar rumput.
Tujuan utama dari percepatan digitalisasi administrasi ini adalah untuk meningkatkan efisiensi dan kemudahan masyarakat dalam memperoleh berbagai layanan yang disediakan oleh negara. IKD diposisikan sebagai kunci utama dalam transformasi digital layanan publik.
Direktur Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan Ditjen Dukcapil, Muhammad Nuh Al Azhar, memberikan keterangan resmi mengenai progres implementasi sistem baru ini. Beliau menegaskan bahwa sistem IKD telah melalui serangkaian pengujian yang ketat.
"Sistem digital ini telah melalui tahap uji coba dalam program percepatan transformasi digital pemerintah," ujar Muhammad Nuh Al Azhar.
Salah satu lokasi yang menjadi tempat pelaksanaan uji coba keberhasilan sistem IKD tersebut adalah Kabupaten Banyuwangi. Hasil uji coba di daerah ini menjadi masukan penting bagi penyempurnaan sistem sebelum diluncurkan secara masif.
Informasi mengenai percepatan perluasan ini disampaikan langsung setelah penyelenggaraan sebuah kegiatan penting di Jawa Barat. Kegiatan tersebut merupakan forum evaluasi dan peningkatan kapasitas bagi para pengelola data kependudukan.
Acara yang dimaksud adalah Pembukaan Kegiatan Peningkatan Kapasitas Pengelola Data Kependudukan bagi Aparat Disdukcapil Provinsi dan Kabupaten/Kota Tahun 2026 Angkatan I. Forum ini menjadi momentum penting untuk menyelaraskan langkah implementasi IKD ke depan.
Kegiatan peningkatan kapasitas tersebut berlangsung di Savero Hotel, Depok, Jawa Barat, tepatnya pada hari Rabu, 6 Mei 2026. Para peserta diharapkan dapat menjadi agen perubahan dalam optimalisasi pemanfaatan IKD di wilayah masing-masing.