INFOTREN.ID - Kabar duka menyelimuti kancah sepak bola Afrika, di mana seorang talenta muda berbakat, Jayden Adams, telah berpulang ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa. Ia menutup usia pada usia yang terbilang sangat muda, yaitu 25 tahun.

Perginya Jayden Adams menyisakan kesedihan mendalam, terlebih karena kepergiannya terjadi tak lama setelah ia menunjukkan dedikasinya membela negaranya di panggung dunia. Ia merupakan bagian penting dari tim nasional Afrika Selatan.

Jayden Adams dikenal sebagai gelandang yang menjadi tulang punggung bagi tim nasional Afrika Selatan, yang dijuluki Bafana Bafana. Selain itu, ia juga aktif bermain untuk klub ternama Mamelodi Sundowns.

Kontribusinya di ajang Piala Dunia sangatlah berarti. Ia tampil dalam ketiga pertandingan yang dilakoni Afrika Selatan di fase grup.

Berkat performanya, tim Bafana Bafana berhasil melaju ke babak gugur. Namun, langkah mereka akhirnya terhenti di babak 32 besar kompetisi bergengsi tersebut.

"Dengan keterkejutan yang mendalam dan hati yang berat, saya telah mengetahui tentang kepergian Jayden Adams," ujar Menteri Olahraga, Seni, dan Budaya Afrika Selatan, Gayton McKenzie.

Ia menambahkan bahwa kepergian Adams merupakan kehilangan besar bagi dunia sepak bola di negaranya. "Sepak bola Afrika Selatan telah kehilangan salah satu talenta mudanya yang paling bersinar," kata Gayton McKenzie.

Dikutip dari JAKARTAHYPE.COM, kepergian Jayden Adams meninggalkan celah yang sulit terisi di skuad Bafana Bafana dan Mamelodi Sundowns. Usianya yang masih sangat muda menandakan potensi besar yang belum sempat sepenuhnya terwujud.

Meskipun detail mengenai penyebab pasti kepergian mendadaknya belum dirinci lebih lanjut, kabar ini tentu saja menjadi pukulan berat bagi para penggemar sepak bola di Afrika.