INFOTREN.ID - Pergerakan dana investor asing di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada penutupan perdagangan hari Senin, 25 Mei, menarik perhatian pelaku pasar. Aktivitas pasar pada hari tersebut ditandai dengan masuknya kembali modal asing ke pasar saham domestik.

Aktivitas pembelian bersih (net buy) oleh investor asing menjadi sorotan utama dalam analisis pergerakan pasar saham pada akhir pekan tersebut. Hal ini mengindikasikan adanya kepercayaan terhadap fundamental pasar saham Indonesia.

Secara spesifik, dana asing tampak mengalir deras menuju saham-saham dengan kapitalisasi pasar besar atau yang dikenal sebagai saham blue chip. Sektor perbankan menjadi penerima manfaat terbesar dari arus masuk modal internasional ini.

Data pasar menunjukkan bahwa saham-saham perbankan unggulan mendominasi dalam daftar pembelian bersih investor asing. Ini menggarisbawahi preferensi mereka terhadap stabilitas dan potensi pertumbuhan sektor finansial utama.

Dua emiten perbankan besar, yaitu PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), terpantau menjadi magnet utama bagi investor internasional. Kedua saham ini mengalami volume pembelian yang cukup substansial.

"Pergerakan dana investor asing di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada penutupan perdagangan hari Senin, 25 Mei, menunjukkan adanya minat signifikan terhadap saham-saham perbankan unggulan," demikian terungkap dari analisis pasar tersebut.

Aksi beli bersih investor asing ini juga mencerminkan optimisme terhadap prospek ekonomi nasional ke depan. Hal ini terindikasi dari masuknya kembali dana asing ke pasar saham domestik, khususnya pada saham-saham dengan kapitalisasi pasar besar.

"Aktivitas pembelian bersih (net buy) oleh investor asing menjadi sorotan utama dalam analisis pasar saham hari itu," tegas sumber analisis pasar terkait kondisi BEI pada hari tersebut.

Saham BBRI dan BBCA dilaporkan mencatatkan volume pembelian yang cukup substansial sepanjang hari perdagangan tersebut. Hal ini menunjukkan kedua bank jumbo tersebut memiliki fundamental yang kuat di mata investor global.