INFOTREN.ID - Menjelang laga penentu juara Liga Super Indonesia 2025/2026 antara Persib Bandung melawan Persijap Jepara pada Jumat, 22 Mei 2026, Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, mengeluarkan imbauan penting kepada seluruh Bobotoh. Imbauan ini bertujuan untuk mencegah potensi aksi anarkis yang mungkin muncul akibat luapan kegembiraan berlebihan setelah pertandingan.
Dilansir dari Detikcom, Erwan Setiawan menekankan pentingnya rasa syukur yang tertib jika Persib berhasil meraih gelar juara. Ia berharap perayaan kemenangan tidak disertai dengan tindakan yang merugikan diri sendiri maupun orang lain di jalanan.
Pernyataan tersebut secara spesifik menyoroti potensi adanya aksi sweeping kendaraan dari luar daerah yang sering terjadi dalam euforia sepak bola. Wagub Jabar mengingatkan bahwa persaingan sejati hanya terjadi selama 90 menit di lapangan hijau.
"Saya mengimbau kepada seluruh warga masyarakat Bandung dan Jawa Barat para bobotoh di mana pun berada, kita syukuri Persib juara ini dengan penuh suka cita, dengan rasa syukur, tidak ada aksi-aksi yang merugikan diri sendiri dan juga orang lain," kata Erwan Setiawan, Wakil Gubernur Jawa Barat.
Erwan Setiawan juga meminta Bobotoh untuk tidak gegabah menghakimi pengendara kendaraan hanya berdasarkan pelat nomor luar daerah. Ia menegaskan bahwa tindakan perusakan properti berdasarkan asumsi tersebut adalah tindakan yang keliru dan tidak dibenarkan.
"Jadi jangan berbuat anarkis, mungkin saja itu saudara kita. Karena melihat plat B, dipukul kacanya atau ditendang," lanjut Erwan Setiawan, Wakil Gubernur Jawa Barat.
Lebih lanjut, Wagub Jabar mengingatkan masyarakat Jawa Barat untuk bersikap ramah sebagai tuan rumah bagi pendatang, termasuk suporter tim lawan. Ia menekankan bahwa banyak warga Jakarta yang juga merupakan pendukung Persib.
"Sekalipun warga Jakarta yang datang ke sini ya mereka kan tamu, jadi kita sebagai tuan rumah harus menyambut mereka, harus berbuat baik kepada tamu. Belum tentu mereka juga pendukung timnya di sana. Banyak orang Jakarta juga yang menjadi bobotoh yang mendukung Persib," ucap Erwan Setiawan, Wakil Gubernur Jawa Barat.
Sejalan dengan imbauan tersebut, Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, justru meminta semua pihak menghentikan pembicaraan mengenai konvoi perayaan juara sebelum laga usai. Ia khawatir pembicaraan dini tersebut justru memotivasi tim lawan dan menghilangkan fokus pemainnya.