INFOTREN.ID - FC Basel kini berada di titik nadir dalam persaingan memperebutkan tiket kompetisi Eropa untuk musim mendatang. Klub raksasa Swiss tersebut tengah bersiap menghadapi laga penentu melawan St. Gallen yang dijadwalkan berlangsung pada Kamis mendatang.
Pertandingan ini menjadi sangat krusial bagi sejarah panjang klub di kancah internasional. Dikutip dari JAKARTAHYPE.COM, kegagalan pada musim ini bisa membuat klub tersebut absen dari kompetisi Eropa untuk kedua kalinya dalam kurun waktu 25 tahun terakhir.
Penurunan performa yang signifikan menjadi alasan utama mengapa posisi mereka kian terjepit di papan klasemen. Tim yang memiliki julukan The Bebbi tersebut tercatat menelan tiga kekalahan dari empat pertandingan liga terakhir yang mereka jalani.
Fokus utama FC Basel saat ini adalah mengejar posisi keempat di klasemen sementara Liga Super Swiss. Posisi tersebut merupakan batas akhir untuk mendapatkan jatah kualifikasi menuju turnamen UEFA Conference League.
Namun, upaya untuk mengejar zona Eropa tersebut diprediksi akan menghadapi jalan yang sangat terjal. Saat ini, posisi keempat klasemen dihuni oleh Sion yang memiliki keunggulan lima poin di atas FC Basel.
Selain keunggulan poin yang cukup lebar, Sion juga memiliki catatan selisih gol yang jauh lebih baik. Hal ini secara matematis membuat peluang Basel untuk menggeser rivalnya tersebut menjadi sangat tipis di dua laga tersisa.
Skenario yang kurang menguntungkan bagi Basel bisa saja terjadi pada hari Kamis yang sama saat mereka bertanding. Sion dijadwalkan akan menjamu Lugano dan hanya membutuhkan hasil imbang untuk mengunci posisi mereka di empat besar.
Jika Sion berhasil meraih setidaknya satu poin dalam laga tersebut, maka pintu menuju kompetisi Eropa bagi Basel dipastikan tertutup. Keajaiban di dua pertandingan penutup menjadi satu-satunya harapan yang tersisa bagi publik St. Jakob-Park.
Kondisi ini memaksa para pemain Basel untuk tampil habis-habisan sambil memantau hasil pertandingan kompetitor mereka. Tekanan besar kini berada di pundak seluruh elemen tim untuk menyelamatkan martabat klub di akhir musim.