INFOTREN.ID - Kawasan Pusat Pertokoan dan Pasar Induk Jalaksana di Kabupaten Kuningan kini menjadi destinasi menarik bagi para pencinta wisata edukasi dan kuliner. Tempat ini menawarkan pengalaman unik di mana pengunjung dapat merasakan sensasi memetik buah naga langsung dari pohonnya sendiri.
Destinasi yang dimaksud adalah Kedai dan Kebun Buah Naga, yang berlokasi setelah melewati gerbang Pasar Induk Jalaksana, mengikuti Jalan Raya Ciremai-Kuningan. Pengunjung akan melewati deretan ruko yang cenderung sepi sebelum tiba di bangunan kayu sederhana dengan latar belakang pemandangan Gunung Ciremai yang memukau.
Setibanya di lokasi, pengunjung disambut oleh suasana perkebunan yang tertata rapi dan rindang, disertai udara sejuk khas pegunungan. Selain bersantai, wisatawan diberi kesempatan untuk menyusuri area kebun dan memilih sendiri buah naga yang ingin mereka petik.
Pengelola Kedai dan Kebun Buah Naga, Agus, menjelaskan bahwa tempat ini tidak hanya menjual buah segar, tetapi juga mengolahnya menjadi berbagai hidangan menarik. Salah satu menu andalan yang menarik perhatian adalah nasi goreng buah naga.
Menu nasi goreng tersebut memiliki ciri khas warna merah alami yang didapatkan dari sari buah naga yang dicampurkan selama proses memasak. Perpaduan warna dan rasa ini menghasilkan sensasi gurih yang diperkaya dengan sentuhan manis alami dari buah naga.
"Selain dikelola menjadi jus, juga dikelola jadi selai sama diolah jadi nasi goreng buah naga. Itu nasi gorengnya warna merah yang diberi campuran sama buah naga. Jadi ada rasa rasa manis buah naganya," tutur Agus mengenai variasi olahan yang tersedia.
Satu paket lengkap nasi goreng buah naga, yang disajikan bersama jus buah naga, dibanderol seharga Rp30 ribu. Pengunjung dapat menikmati hidangan ini sambil bersantai di gazebo yang berhadapan langsung dengan area kebun dan panorama Gunung Ciremai.
Bagi yang ingin membawa pulang buah segar, tersedia buah naga merah dengan harga Rp17 ribu per kilogram, sementara varian buah naga kuning dijual lebih tinggi, yakni Rp60 ribu per kilogram.
Meskipun lokasinya berada di area belakang pertokoan yang cenderung sepi, tempat ini tetap ramai dikunjungi oleh pelanggan dari lokal maupun luar daerah. "Di sini ramai saja. Udah dikenal kecamatan se-Kabupaten Kuningan juga sudah tahu semua di sini ada kedai. Untuk buahnya juga seringnya kita jual ke luar kota," ujar Agus.