INFOTREN.ID - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta memberikan konfirmasi mengenai dampak buruk dari hujan deras yang mengguyur wilayah ibu kota pada Sabtu (2/5) sore. Data terbaru menunjukkan bahwa sebanyak 12 rukun tetangga (RT) di Jakarta Selatan mengalami genangan air.
Peristiwa ini dikategorikan sebagai banjir yang disebabkan oleh faktor cuaca ekstrem dan meluapnya debit air sungai di kawasan tersebut. BPBD bersama instansi terkait segera bergerak cepat untuk memitigasi dampak yang ditimbulkan oleh luapan air ini.
Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, memberikan keterangan resmi mengenai penyebab utama terjadinya genangan tersebut. Hal ini disampaikan olehnya merujuk pada informasi yang dihimpun dari Antara.
"Banjir disebabkan curah hujan tinggi dan Luapan Kali Krukut," kata Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI Jakarta Mohamad Yohan dikutip dari Antara.
Lebih lanjut, Mohamad Yohan merinci lokasi spesifik dari 12 RT yang terdampak banjir tersebut. Genangan air dilaporkan terjadi di wilayah Kelurahan Petogogan, yang berada di Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Ketinggian air yang tercatat di lokasi terdampak tersebut relatif dangkal, namun tetap mengganggu aktivitas warga setempat. "Untuk ketinggian air 20 cm," ujarnya.
Genangan air di beberapa ruas jalan utama dilaporkan mulai menunjukkan tren surut pada malam harinya, menandakan bahwa upaya penanganan mulai membuahkan hasil. Dilansir dari detik.com, banjir atau genangan dipicu curah hujan tinggi yang melanda kawasan tersebut serta meluapnya Kali Krukut.
Salah satu titik yang sempat mengalami genangan signifikan namun kini dilaporkan kembali normal adalah Jalan Ciledug Raya, khususnya di sekitar area ITC Cipulir, Kelurahan Cipulir, Jakarta Selatan. Titik tersebut kini sudah tidak lagi tergenang oleh air.
Tim dari BPBD DKI Jakarta bersama dengan berbagai dinas terkait terus melakukan monitoring dan penanganan intensif di lapangan. Personel dikerahkan untuk memantau perkembangan situasi genangan sekaligus melaksanakan proses penyedotan air secara bertahap.