INFOTREN.ID - Tim Nasional Brasil sekali lagi harus mengakhiri ambisi mereka di panggung Piala Dunia setelah terhenti di fase gugur. Kali ini, nasib pahit itu kembali menimpa Selecao saat berhadapan dengan wakil dari Benua Eropa.
Peristiwa dramatis ini terjadi dalam laga krusial babak 16 besar Piala Dunia 2026. Pertandingan tersebut berlangsung pada Senin (6/7) pagi waktu Indonesia bagian Barat, mengakhiri perjalanan Brasil di turnamen akbar tersebut.
Dalam duel sengit tersebut, skuad asuhan Vinicius Junior harus menerima kekalahan dengan skor akhir 1-2. Norwegia menjadi tim yang berhasil menyingkirkan raksasa Amerika Selatan tersebut dari kompetisi.
Kekalahan ini merupakan catatan kelam keenam bagi Timnas Brasil dalam sejarah partisipasi mereka di fase gugur Piala Dunia. Tren ini menjadi sorotan utama setelah kegagalan terbaru ini.
Lebih lanjut, analisis menunjukkan bahwa keenam momen eliminasi tersebut memiliki pola yang serupa. Secara spesifik, selalu ada tim dari Benua Eropa yang menjadi batu sandungan bagi Brasil untuk melaju lebih jauh.
Kegagalan kali ini melanjutkan rentetan hasil negatif yang dialami Brasil sejak mereka terakhir kali mengangkat trofi juara pada tahun 2002 silam. Sejak saat itu, hambatan dari tim Eropa selalu muncul di babak gugur.
Dilansir dari HOTNEWS.ID, kekalahan terbaru ini sekali lagi menyoroti tantangan yang dihadapi Brasil ketika bertemu dengan kekuatan sepak bola Eropa di fase penentuan turnamen.
"Kekalahan ini melanjutkan tren pahit yang dialami Selecao sejak mereka meraih gelar juara terakhir pada tahun 2002," demikian pernyataan yang disampaikan mengenai keterpurukan Brasil ini.
"Peristiwa terbaru ini terjadi pada babak 16 besar Piala Dunia 2026, Senin (6/7) pagi WIB," jelas sumber berita tersebut mengenai waktu spesifik terhentinya langkah Brasil.