INFOTREN.ID - Tumit yang terasa kasar, kencang, bahkan hingga memunculkan retakan kering merupakan keluhan umum yang dialami oleh banyak individu. Kondisi ini seringkali menjadi lebih parah akibat tekanan fisik yang berkelanjutan pada telapak kaki.
Masalah kekasaran kulit tumit ini memerlukan penanganan yang tepat agar tidak mengganggu aktivitas sehari-hari. Oleh karena itu, para profesional medis telah menyusun panduan penanganan yang mudah diaplikasikan di rumah.
Seorang dokter kulit terkemuka telah membagikan wawasan dan panduan spesifik mengenai cara mengatasi kondisi kulit kaki yang bermasalah ini. Narasumber yang memberikan arahan ahli ini dikenal luas dalam dunia dermatologi.
Narasumber yang dimaksud adalah Doris Day, seorang dokter kulit yang juga menjabat sebagai profesor klinis dermatologi di NYU Langone Medical Center. Beliau memberikan rekomendasi berdasarkan keahlian klinisnya yang mendalam.
Dilansir dari JAKARTAHYPE.COM, para ahli dermatologi menyarankan tiga cara praktis yang dapat diaplikasikan sendiri oleh pasien di rumah. Metode-metode ini dirancang untuk memberikan kelembapan intensif pada kulit kaki.
Tujuan utama dari ketiga metode rumahan ini adalah untuk mengangkat sel-sel kulit mati yang terakumulasi dan menyebabkan tekstur kulit menjadi kasar dan pecah-pecah. Bahan-bahan yang dibutuhkan pun umumnya mudah ditemukan.
Doris Day menekankan pentingnya rutinitas pelembapan yang konsisten untuk menjaga elastisitas kulit tumit. "Para ahli dermatologi merekomendasikan tiga cara ampuh yang dapat diaplikasikan sendiri di rumah menggunakan bahan-bahan yang mudah ditemukan," ujar Doris Day.
Beliau menambahkan bahwa langkah-langkah ini sangat efektif untuk mengatasi kekeringan kronis yang sering terjadi pada area tumit. "Metode-metode ini dirancang untuk melembapkan secara mendalam sekaligus mengangkat sel kulit mati yang menyebabkan kekasaran," kata Doris Day.
Aktivitas berdiri dalam waktu lama menjadi salah satu faktor signifikan yang memperburuk kondisi tumit yang sudah rentan mengalami kekeringan dan keretakan. Tekanan konstan ini mengurangi kemampuan kulit untuk mempertahankan hidrasi alaminya.