INFOTREN.ID - Curug Ciranca, sebuah permata tersembunyi di Kabupaten Cirebon, kini mulai menarik perhatian para wisatawan yang mendambakan suasana alam yang masih sangat asri dan jauh dari hiruk pikuk perkotaan. Destinasi wisata air terjun ini menawarkan pelarian sejati bagi mereka yang ingin merasakan ketenangan di tengah lingkungan alami.
Secara geografis, lokasi air terjun ini berada di Desa Kedondong Kidul, Kecamatan Dukupuntang, Cirebon. Perjalanan menuju ke sana sendiri sudah menjadi bagian dari petualangan, karena pengunjung harus melintasi hamparan sawah hijau yang membentang di Desa Girinata hingga Desa Cipanas.
Akses menuju lokasi air terjun ini menuntut daya tahan fisik karena jalur yang harus ditempuh melibatkan kegiatan trekking yang menantang bagi para pelancong. Setelah melewati pemukiman warga atau area kantor desa, pengunjung akan melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki.
Air terjun yang menjadi daya tarik utama ini memiliki ketinggian sekitar 30 meter, mengalir deras menghantam bebatuan hitam alami di bawahnya. Keindahan alamnya terpancar dari aliran air jernih yang jatuh tanpa adanya sentuhan beton, menciptakan suasana sejuk di area tebing batu.
Medan yang harus dilalui pengunjung cukup beragam, meliputi pematang sawah dan jalan setapak yang kadang bisa menjadi licin terutama setelah turun hujan. Kondisi ini menambah nuansa petualangan sebelum akhirnya mencapai lokasi air terjun.
Setibanya di sana, rasa lelah perjalanan akan terbayar lunas dengan kesegaran air yang merupakan sumber langsung dari mata air pegunungan. Banyak pengunjung memanfaatkan momen istimewa ini untuk bersantai di atas bebatuan sungai sambil menikmati pemandangan hijau di sekitar air terjun.
Destinasi yang sering dijuluki sebagai hidden gem ini popularitasnya meningkat pesat berkat unggahan foto di media sosial serta rekomendasi dari mulut ke mulut. Karakteristik tempat yang relatif sepi menjadikannya lokasi ideal untuk melepaskan penat dari rutinitas harian yang padat.
Penjabat Kuwu Desa Kedondong Kidul, Nana Surana, mengonfirmasi bahwa tempat ini selalu ramai dikunjungi, terutama saat masa libur tiba. "Setiap akhir pekan Curug Ciranca ramai dikunjungi pengunjung untuk menikmati keindahan alamnya," ujar Nana saat ditemui pada Minggu (17/5/2026).
Mengingat kondisi jalur yang masih berupa tanah basah, ilalang, dan batuan yang licin, pihak pengelola wisata memberikan panduan penting mengenai perlengkapan fisik pengunjung. "Pengunjung yang akan ke Curug Ciranca diimbau untuk menggunakan sepatu atau sandal gunung trekking," katanya.